ULANGI OSK 2019

0 telah menandatangani. Mari kita ke 7.500.


Pada hari ini tanggal 27 Februari 2019 diadakan OSK diseluruh kota di Indonesia. setelah pengerjaan osk atau lebih tepatnya mulai sore hari tanggal 27 muncul isu isu tentang kebocoran soal pada bidang bidang yang dikompetisikan. Hal ini mendorong kami para peserta OSN yang "JUJUR" ingin mengulang lagi OSN dengan pihakphak yang lebih profesional karena pada dasarna OSN adalah ajang bagi siswa untuk berkembang dan mengembangkan karakter mereka. Tapi apakah dengan mencontek bisa dikatakan membangun karakter ?. Hal ini yang sering terjadi di negara Indonesia , banyak yang tidak memperhatikan proses dan hanya ingin hasilnya. Hal ini dapat berakibat buruk bagi siswa baik yang menggunakan kunci maupun tidak. Bagi yang menggunakan kunci mereka tidak bisa berkembang dikemudian hari karena mereka hanya mengandalkan cara cara instan yang tidak benar. Bagi mereka yang tidak menggunakan kunci justrulebih sengsarsa karena mereka tidak punya kesempata berkembang di tingkat provinsi.  Sudah banyak bukti yang bisa kita lihat di media sosial tentang beberapa bimbingan belajar yang membocorkan kunci jawaban. 

Selain perihal kebocoran kunci jawaban juga masih ada masaah lain seperti pengawas yang kurang kompeten (melalaikan tugas dengan keluar ruangan, melarang hal yang jelas jeals diperbolehkan dalam juknis OSK,dll). Hal ini mengindikasiakan bahwa bukan hanya siswa yang perlu didikan karakter gurupun perlu. Jika kita biarkan murid murid kitatak berkrakter maka dimasa depan mereka juga akan menjadi seseorang yang tidak berkarakter dan akan melahirkan generasi tak berkarakter v2.0. maka dari itu kita harus meotong rantai tersebut dengan OSK yang bersih, jujur, dan profeisonal

Oleh karena itu saya siswa dari salah satu SMA di JAwa Timur ingin mengajukan petisi supaya diadakn re-OSK 2019 dengan pihak yang lebih profesioanl