Kebijakan Ujian Online dan Pembelajaran Online di tengah covid-19

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Kami selaku lini terkecil dalam pendidikan mewakili suara para pelajar di seluruh Indonesia merasa keberatan dengan diadakan PTS Online dan Pemberian Tugas yang berlebihan di tengah tengah wabah covid-19 dengan beberapa pertimbangan diantaranya:

1. PTS Online dilakukan melebihi jadwal normal yang biasanya dilakukan, ketika jadwal normal dilakukan dengan skema 2 mata pelajaran untuk pelajaran pokok , 3 untuk mata pelajaran tambahan. Dengan keadaan saat ini seharusnya ditetapkan kebijakan untuk meringankan PTS secara online dengan menyesuaikan jumlah mata pelajaran dan jenis mata pelajaran.

2. PTS Online di lakukan dengan waktu yang sama seperti PTS normal tanpa ada pertambahan waktu atau toleransi waktu. Dengan melihat penunjang fasilitas utama PTS Online yaitu internet, tidak dapat disama ratakan melihat kondisi wilayah dari tempat tinggal siswa yang berbeda .Hal ini menyebabkan beberapa siswa sulit mengakses internet karena faktor sinyal yang kurang baik diwilayahnya atau pun faktor lain seperti pemadaman listrik yang sering terjadi di musim hujan seperti saat ini.

3. Dengan semua keluhan yang tertera sebelumnya banyak siswa yang menjadi stres karena sulitnya mengakses website pembelajaran online, sulitnya mengumpulkan hasil lembar kerja , mepetnya waktu yang diberikan oleh Pihak Pelaksana PTS , serta kepanikan tentang nilai yang didapatkan dapat membuat siswa stress dan memiliki banyak pikiran. sedangkan seruan saat ini untuk menjaga kesehatan , menghindari stres untuk menjaga imun. Hal tersebut jelas membahayakan siswa dalam menghadapi Pandemik covid-19 karena turunnya imun siswa yang disebabkan oleh rasa stres yang dialami siswa.

4. Tugas yang diberikan dinilai memberatkan. Beberapa sekolah memberikan Tugas yang tidak bisa dibilang ringan untuk para siswa siswinya , bahkan banyak pelajar harus melibatkan orangtua dalam pengerjaannya . Dalam keadaan pandemik seperti saat ini kita seharusnya dianjurkan beristirahat , makan makanan bergizi , berpikir positif atau tenang (tidak stress) dengan pemberian tugas yang berlebihan otomatis dapat mengurangi waktu istirahat siswa , belum lagi jika membutuhkan bantuan dari orang tua hal ini jelas merugikan siswa sekaligus orang tua siswa. Apalagi dengan keadaan para siswa berada di rumah setiap hari bukan tidak mungkin siswa akan merasakan bosan, jenuh ditambah dengan tugas yang berlebihan dapat membuat siswa menjadi stres, kurangnya refreshing belum lagi tutuntan tugas apalagi dalam kondisi pandemi covid-19 saat ini dapat membuat para siswa menjadi stres dengan apa yang mereka alami.

Dengan  beberapa keluhan yang sebelumnya telah kami sampaikan, dengan ini kami buat petisi ini agar Dewan yang terhormat  dengan kemurahan hati dapat membuat dan memberikan Kebijakan darurat Di tengah Keadaan Pandemik Covid-19 dengan memerhatikan keadaan siswa di kehidupan sehari hari untuk kepentingan bersama dalam melawan Pandemik Covid-19