Kawal Perubahan Usia Pesiun 46 Tahun Menjadi 56 Tahun Untuk Pegawai PLN

0 telah menandatangani. Mari kita ke 5.000.


Berakhirnya Dualisme Kepengurusan Serikat Pekerja PLN Lantai 3 dan Lantai 9, menandai terjadinya resolusi baru untuk melangkah ke depan menatap Munaslub dan PKB Baru. Salah satu fokus peraturan Direksi yang dibahas adalah Pensiun 46 Tahun untuk Pegawai PLN. Dengan Islahnya kedua kepengurusan SP PLN akan menjadi jalan bagi SP PLN dan Manajemen PLN untuk membuat Perjanjian Kerja Bersama ( PKB ) baru yg selama ini tertunda-tunda hingga 7 tahun lamanya. Dengan adanya PKB Baru nanti diharapkan mempertegas bahwa usia pensiun 46 tahun dirubah menjadi pensiun normal 56 tahun, tidak ada lagi perbedaan usia pensiun dan tidak ada "Gap" antara pegawai dari Lulusan SMA, D3, S1 dan S2. Tentu sebelum ke PKB Baru akan ada Tim Perundingan yg dibentuk oleh hasil Munaslub atau DPP SP PLN. Dalam hal ini akan ada peran dari Ketua Umum SP PLN dan Sekretaris Jenderal SP PLN dalam membentuk Tim Perundingan dan siapa saja yang masuk dalam Tim tersebut.

Petisi ini Kami sampaikan kepada kepengurusan DPP SP PLN saat ini agar : 

1. Memasukan keterlibatan perwakilan pegawai PLN yg termasuk dalam kategori usia pensiun 46 tahun dalam Munaslub dan Tim Perundingan

2. Memastikan bahwa usia pensiun 46 tahun masuk dalam pembahasan Munaslub dan PKB Baru

3. Tidak mudah berubah pandangan terkait usia pensiun 46 tahun, tetap pada tuntutan perubahan kembali ke usia pensiun 56 tahun

Demikian kami sampaikan maksud dan tujuan penulisan petisi ini, agar supaya Kepengurusan SP PLN selalu membela Hak-Hak Pegawai PLN secara amanah dan konsisten (istiqomah). Jika Saudara-Saudaraku Pegawai PLN setuju petisi ini tanda tangani dan share ke seluruh pegawai. 

"Ayo Kita Kawal Perubahan Usia Pensiun 46 Tahun Menjadi Pensiun Normal 56 Tahun"

SP PLN - Kuat
PLN - Jaya
Indonesia - Bangkit, Berdaulat, Merdeka! Merdeka! Merdeka!

Saya Wahyu Budi Rudiawan, Anggota DPC Serikat Pekerja PLN UP3 Palangka Raya