Usut Tuntas Korupsi Di DPRD Garut

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


KEJAKSAAN Negeri Garut bakal memeriksa sejumlah saksi untuk menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana korupsi anggaran Pokok Pikiran Dewan senilai Rp150 Miliar dan BOP Dewan senilai Rp46 Miliar.

Sebelumnya, Kejari Garut telah menggelar rapat tertutup terkait proses penyelidikan tersebut.

"Ya, rapat dilakukan tertutup, agendanya pembentukan tim khusus serta penanganan kasus dugaan korupsi di DPRD Garut," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Garut, Azwar, SH, MH didampingi Ketua Tim, yang juga Kepala Seksi Intelejen, Dodi Wicaksono, SH, MH, Selasa (12/3/2019).

Azwar mengatakan, selain sudah membentuk tim yang diketuai oleh Kasie Intel, tim juga akan mulai mengumpulkan data.

"Pekan depan tim sudah menjadwalkan akan memanggil Sekretariat DPRD Garut, untuk dimintai keterangannya," katanya.

Azwar menuturkan, terkait rencana pemanggilan seluruh anggota DPRD Garut, pihaknya akan melakukan dengan menempuh prosedur yang berlaku. Pihaknya akan meminta izin terlebih dahulu pada Gubernur Jawa Barat. 

"Kita akan tuntaskan dugaan korupsi di DPRD Garut. Penanganannya tidak bisa cepat perlu ekstra hati-hati," ujarnya.

Sumber Galamedianews.com

Sumber Link : http://www.galamedianews.com/crime-story/217349/dugaan-korupsi-bop-dprd-dan-pokir-kejari-garut-bakal-periksa-sejumlah-saksi.html

Polres Garut Selidiki Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Sapi Ternak

KOMUNITAS Masyarakat Jabar Selatan di wilayah Garut Selatan (Garsel) mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas penanganan kasus dugaan korupsi yang terjadi di DPRD Garut, seperti anggarsn Pokir, anggaran BOP DPRD.

"Ada dua persoalan yang sedang ditangani baik oleh Kejaksaan dan Polres Garut," ujar Suryaman Anang, Kamis (21/3/2019).

Suryaman mengatakan, Polres Garut sedang menangani kasus dugaan tindak pidana korupsi bantuan sapi yang bersumber dari APBD Garut tahun 2015 dengan anggaran mencapai miliaran rupiah. 

"Ada beberapa titik penerima bantuan sapi anggarannya bersumber dari anggaran pokok pikiran DPRD tahun 2015 tepatnya di wilayah Garut Selatan. Sejauh mana penanganan kasus tersebut," katanya.

Ia berharap, Kejaksaan dan Polres Garut berani membongkar kasus dugaan korupsi tersebut. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng mengakui penyidiknya sedang menangani dugaan tindak pidana korupsi pengadaan sapi ternak tahun anggaran tahun 2015.

"Ya, kita sedang menangani dugaan tindak pidana korupsi ternak sapi tahun 2015 yang bersumber dari anggaran APBD," ucapnya. 

Maradona mengungkapkan telah memanggil sejumlah ketua kelompok yang menjadi penerima untuk dimintai keterangannya. 

"Awalnya adanya informasi dan aduan masyarakat adanya dugaan tindak pidana korupsi," katanya.

Sumber Galamedianews.com

 

Dua berita diatas telah gamblang menggambarkan pada publik Garut khususnya, Korupsi masih marak di kota ini. memperihatinkan dan sangat menyedihkan melihat bagaimana sebagian besar warga Garut masih hidup dibawah garis kemiskinan. Tak ada jalan lain selain bangkit melawan dan lantang menyuarakan desakan pada intistusi hukum seperti kejaksaan, POLRI dan KPK untuk segera menyeret para koruptor ke muka hukum. Kami menanti bukti kerja para penegak hukum atas kasus besar ini. LAWAN!!



Hari ini: Egi mengandalkanmu

Egi Cikal membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "kapolri tito karnavian: Usut Tuntas Korupsi Di DPRD Garut". Bergabunglah dengan Egi dan 50 pendukung lainnya hari ini.