Tindak Tegas Oknum Polantas Pelaku Pengeroyok Warga Sipil

0 telah menandatangani. Mari kita ke 5.000.


Ini saat nya masyarakat bersuara, kasus pemukulan oleh 2 anggota Satlantas a.n Aiptu Amiruddin dan Aipda Barnaz terhadap warga sipil mungkin bukan kali pertama, mungkin saja banyak warga yang pernah menjadi korban tapi takut untuk ber suara. Tapi dengan kekuatan rakyat ayo kita pastikan ini menjadi yang terakhir. Belum lepas dari ingatan, April 2018 lalu ada korban lain nya yaitu warga sipil yang di keroyok 3 oknum Polantas dari Satlantas Polresta Palembang di Palembang, hingga kini korban masih mencari keadilan karena sudah hampir genap 1 tahun, keadilan yang diperjuangkan belum membuahkan hasil. Seluruh oknum anggota Polri yang terlibat masih berkeliaran bebas tanpa merasa bersalah.

Lalu terjadi lagi baru-baru ini, tanpa alasan yang jelas, 2 oknum Polantas ini mengeroyok, memukul dan menyeret warga sipil bahkan menyebut Teroris hanya karena takut direkam kegiatan razia ilegal nya yang memang dilakukan di jalan yang merupakan tempat umum. Apakah tempat umum tidak lagi bebas dinikmati oleh masyarakat sehingga harus minta izin jika melakukan dokumentasi? Atau karena ada sesuatu yang salah atau melanggar hukum yang takut terekam oleh warga?. Apapun alasan nya, anggota Polisi tidak boleh seenaknya bisa melakukan abuse of power, bersikap arogan bahkan melakukan perbuatan pidana dengan melukai warga sipil.

Stop arogansi oknum penegak hukum terhadap warga sipil. Polisi adalah Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat, seharusnya setiap warga negara merasa nyaman ketika bertemu dengan Polisi. Polri harus bersih dari oknum-oknum ber mental preman dan ber mental koruptor. Oknum-oknum dengan mental preman dan mental koruptor ini harus hilang dari tubuh Polri jika ingin kepercayaan masyarakat kembali. 

Melalui Petisi ini kita tuntut Kapolri untuk menindak tegas oknum anggota Polri yang terbukti melakukan pengeroyokan, penganiayaan terhadap warga sipil, termasuk atasan nya yang mem backup anggota nya yang bersalah. Kita bisa lihat tanggapan dari Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara AKBP Agung Pitoyo yang mengeluarkan statement aneh di beberapa media dan membantah adanya  pemukulan padahal jelas-jelas ada bukti berupa video live streaming dan hasil visum terhadap luka yang di derita korban.

Mari kita kawal proses hukum terhadap Aiptu Amiruddin dan Aipda Barnaz, juga terhadap Aiptu Ahan Palius, Aipda Yandi dkk yang terlibat pengeroyokan terhadap korban lain di Palembang.

Masyarakat harus bersama-sama mengawal jalan nya kasus ini. Mari kita bersama-sama menuntut agar seluruh oknum yang terlibat diberi hukuman serius bahkan jika perlu dipecat dari anggota Polri. Karena melindungi oknum-oknum seperti ini justru membuat citra Polri semakin buruk.Kita tuntut Polri untuk bersikap profesional menanggapi laporan dari masyarakat dan Polri harus menunjukan sikap Promoter (Profesional, Modern, Terpercaya), bersikap sama adil ketika berhadapan dengan oknum anggota yang melakukan pidana terhadap masyarakat.

Stop kekerasan terhadap warga, Stop menuding warga tidak bersalah dengan tuduhan Teroris, Polri harus serius dan terlibat aktif dengan team Saber Pungli dalam memberantas pungli termasuk yang dilakukan oleh oknum anggota Polri dan jangan menutup mata indikasi-indikasi pungli yang terjadi di pos-pos polisi yang dibangun dengan kaca gelap. Karena pos tertutup dan ber kaca gelap dapat di salahgunakan dan jika terjadi pemukulan terhadap warga didalam pos, sulit bagi warga untuk membela diri karena tidak adanya masyarakat sekitar yang dapat bersaksi, karena itu ayo kita tuntut juga agar seluruh Pos Polisi yang dibangun diseluruh daerah, mulai ganti kaca nya dengan kaca bening dan transparan agar masyarakat merasakan kehadiran Polisi ditengah-tengah masyarakat. 

Mari dukung Petisi ini agar tidak lagi terjadi aksi arogan anggota Polisi terhadap warga yang tidak bersalah. 

 



Hari ini: Benni mengandalkanmu

Benni Eduward membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Kapolri Jendral Tito Karnavian: Tindak Tegas Oknum Polantas Pelaku Pengeroyok Warga Sipil". Bergabunglah dengan Benni dan 3.405 pendukung lainnya hari ini.