Kemenangan

Kapolri Jenderal Timur Pradopo, CABUT LARANGAN BERJILBAB BAGI POLWAN!!

Petisi ini membuat perubahan dengan 86 pendukung!


Spesial untuk ayahanda Timur Pradopo yang mulia:

Assalamu'alaikum wr wb.
Akhir-akhir ini publik dibuat cemas oleh kelakukan Polri yang mengeluarkan satu peraturan yang sangat kontroversial. Ya, Polri melarang polwan berjilbab! Dengan berbagai macam alasan yang kita baca di media-media belakangan ini agaknya banyak pihak yang tidak bisa menerima hal ini.

Tidak ada satu alasan yang jelas atas dikeluarkannya peraturan aneh ini, dalam sebuah media ditemukan sebuah jawaban dari Kapolri Jend. Timur Pradoko, "Saya kira itu ketentuan. Dan ketentuannya masih sepeti itu, harapan. Itu dinamika kebutuhan. Jadi saya kira seperti itu". Link: http://news.detik.com/read/2013/06/14/152503/2273703/10/larangan-polwan-berjilbab-kapolri-ketentuannya-seperti-itu?n992204fksberita

Alasan lainnya datang dari Wakapolri. Wakapolri Komjen Nanan Sukarna sudah bertutur polwan tidak diperkenankan mengenakan jilbab. Alasannya, supaya pelayanan kepada masyarakat tidak memihak atau imparsial. Link: http://news.detik.com/read/2013/06/14/134138/2273515/10/polwan-mau-berjilbab-berhenti-saja?n992204fksberita

Dengan atau tanpa alasan-alasan tersebut kita sebagai warga Indonesia tentu menyadari bahwa peraturan tersebut sangat melanggar HAM. Tanpa perlu melihat aspek keagamaan terlebhih dahulu, kita sudah bisa menyimpulkan bahwa peraturan tersebut memangkas hak polwan yang ingin menggunakan jilbab, bahkan diancam untuk keluar dari polri. Bukankah setiap warga negara berhak atas pilihan agamanya berikut pelaksanan aturan-aturan agamanya (re: menggunakan jilbab dalam Islam).

Maka dari itu, sangat tidak pantas ketika alasan tidak maksimalnya pelayanan polwan jika menggunakan jilbab dalam pelayanannya pada masyarakat. Karena maksimal atau tidaknya pelayanan polwan bukan tergantung pada pakaiannya, apalagi jilbabnya!

Dan tidak memihaknya pelayanan polwan yang menyebabkan peraturan ini dibuat juga tidak jelas dan tidak kuat, karena jilbab bukanlah sebab memihaknya pelayanan polwan. Ini hanya masalah pakaian, dan tidak berpengaruh pada pelayanan!

Ingat bunyi sila kesatu Pancasila "Ketuhanan Yang Maha Esa". Jangan sampai seorangpun di negeri ini mengingkari makna dari sila tersebut. Kebebasan beragama, hak berpakaian, negara ini negara demokrasi, jangan ada pemberangusan hak setiap individu/kelompok di Negeri ini. Apalagi jika dituliskan alasan-alasan yang berlandaskan hukum Islam bahwa berjilbab itu kewajiban seorang muslimah, lebih tidak pantas lagi adanya peraturan ini.

Maka dari itu, bantu tanda tangani petisi ini untuk MENOLAK LARANGAN BERJILBAB BAGI POLWAN!! Semoga Bapak Timur Prandoko berkenan!

Merdeka Indonesia!!



Hari ini: Agus mengandalkanmu

Agus Budiyanto membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Kapolri Jenderal Timur Pradopo, CABUT LARANGAN BERJILBAB BAGI POLWAN!!". Bergabunglah dengan Agus dan 85 pendukung lainnya hari ini.