Tangkap Anak Bu risma

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Indikasi keterlibatan anak walikota surabaya tri Rismaharini dalam proyek pembangunan rumah sakit Siloam penyebab amblasnya jalan gubeng sempat mencuat di publik. Bahkan beberapa kali Fuad (anak Risma) sudah diperiksa di Mapolda Jatim untuk menjadi saksi atas amblasnya jalan gubeng.

Atas nama keadilan menuntut Polda Jatim untuk mengusut tuntas indikasi keterlibatan anak walikota Surabaya dalam proyek yang merugikan negara. Keadilan diatas segalanya tanpa memandang siapa yang menjadi perampok uang Negara.

Keterlibatan anak wali kota surabaya tidak bisa diasingkan dari perbincangan publik, korporasi anak bu risma dengan kontraktor dan beberapa perusahaan lain menjadi dugaan publik selama ini.

Fuad diduga kuat ikut andil terkait perizinan pembangunan basement RS Siloam yang dikerjakan PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE).

Sedangkan berapa bulan yang lalu telah ada enam orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Yakni, BS yang menjabat Direktur PT Nusa Kontruksi Enjineering (NKE), RW (Project Manager PT NKE), AP (Site Manager PT NKE), RH (Project Manager PT Saputra Karya), LAH (Struktur Enjeneering Supervisor PT Saputra Karya), dan AK (Struktur Supervisor PT Saputra Karya)

Para tersangka dijerat pasal 192 ayat 1 juncto pasal 55 KUHP dan pasal 63 ayat 1 undang-undang nomor 38 2004 tentang Jalan, sedangkan anak bu risma yang diduga menjadi aktor dibalik semua ini aman dan bebas berkeliaran.

Maka kami berharap kepada pihak kapolda jawa timur untuk segera memangil anak sulung dari ibu risma, fuad (anak risma) tidak bisa di hindarkan dari kasus perizinan RS. siloam yang menyebabkan amblasnya jl. Gubeng yang telah merugikan Negara, atas nama keadilan maka hukum harus ditegakan.