Berikan Keringanan Iuran Pembangunan dan UKT bagi Peserta Lulus Seleksi Mandiri ITB 2020

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.500.


Dunia Pendidikan Indonesia sudah tidak asing lagi dengan Kampus ITB. Namun, sekarang ini telah terjadi pergumulan diantara Calon Peserta Didik Kampus ITB yang lulus lewat jalur Seleksi Mandiri tahun 2020. Terkhususnya Para Peserta Lulus Mandiri ITB yang mempunyai ekonomi menengah kebawah.

Kebijakan Baru perihal biaya Iuran Pembangunan dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibuat Kampus ITB kepada calon peserta didik yang lulus Mandiri, telah membuat banyak calon peserta didik merasa keberatan. Dimana seperti yang tercantum pada website resmi daftar ulang calon peserta didik Mandiri ITB, dikatakan bahwa setiap Peserta Didik Mandiri ITB harus membayar Uang  Kuliah Tunggal kelompok 5, dimana besarnya Rp25.000.000  dan Iuran Pembangunan minimal Rp40.000.000 atau Rp25.000.000 untuk Fakultas selain SBM.

Diskusi dan upaya di media sosial (thread twitter, email, komentar media sosial) perihal keringanan uang iuran dan UKT sudah dilakukan oleh organisasi kemahasiswaan dan para peserta lulus Seleksi Mandiri kepada pihak Kampus ITB. Namun hingga saat ini, Pihak Kampus belum memberi penjelasan terkait keringanan. Padahal, hal tersebut sudah dilakukan sejak tanggal 28 Agustus 2020, saat diumumkannya peserta didik yang lolos seleksi mandiri ITB.

Saya, mewakili Calon Peserta Didik yang lulus Mandiri ITB 2020, berharap besar kepada pihak kampus ITB memberikan keringanan, yang hingga saat ini tanggal 2 September 2020, pihak Kampus ITB belum memberikan kejelasan. Kami sangat menyanyangkan, bila kami akan mengundurkan diri(tidak mendaftar ulang sampai tanggal 4 September 2020) hanya karena permasalahan biaya pendidikan di Kampus ITB. Sekian petisi ini saya buat, bila ada kesalahan tutur kata yang kurang berkenan mohon dimaafkan, terima kasih.