Bagaimana Indonesia maju? Mau berprestasi malah dihalangi! #savegenerasipenerusbangsa

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.500.


Betapa lelahnya usaha yang telah dilakukan oleh tim basket SMA Negeri 7 Yogyakarta! Mungkin tidak hanya tenaga yang digunakan untuk latihan, mungkin bukan hanya soal waktu yang mereka bagi untuk latihan dan belajar serta kegiatan-kegiatan positif lainnya, materi pun juga mereka gelontorkan dari kantong mereka sendiri, dan juga pikiran yang digunakan untuk mendapatkan surat-surat yang dibutuhkan dalam regulasi kompetisi.

SAYA TIDAK BISA BAYANGKAN! Disaat ratusan juta masyarakat Indonesia bersuka cita merayakan gegap gempita kemeriahan ASIAN GAMES. Bibit-bibit unggul basket Indonesia justru kesulitan untuk mengikuti kompetisi bergengsi yang meliputi hampir seluruh wilayah di Indonesia!

Apakah mereka sudah melakukan berbagai upaya?

Surat rekomendasi yang diberikan Kepolisian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah ditembuskan kepada Kepolisian Resor Sleman khususnya Kepolisian Sektor Bulaksumur yang berisi pemberian izin kepada pihak penyelenggara telah diberikan. Secara tidak langsung POLDA DIY telah memberikan izin kepada seluruh SMA Negeri maupun swasta di DIY untuk mengikuti kompetisi basket tersebut.

Surat rekomendasi yang diberikan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY yang notabene membawahi seluruh SMA di provinsi DIY sudah dikeluarkan dan ditembuskan ke Balai Pendidikan Menengah Kota Yogyakarta.

Namun pihak sekolah berdalih dengan belum dilengkapinya persyaratan dengan surat rekomendasi dari Polresta Yogyakarta dan Balai Pendidikan Menengah Kota Yogyakarta.

Padahal kompetisi berada di wilayah hukum Polres Sleman yang artinya tidak ada kewenangan bagi Polresta Yogyakarta serta tidak adanya persyaratan dari pihak penyelenggara untuk melampirkan surat dari kepolisian. Hal ini dikarenakan telah dikantonginya surat pemberian izin dari pihak Polda kepada pihak penyelenggara. Pada dasarnya kedudukan Polda sebagai pihak yang menerbitkan surat izin lebih tinggi daripada Polres sehingga tidak perlu keputusan lagi dari pihak Kepolisian yang kedudukannya lebih rendah.

Adapun telah dikeluarkannya surat rekomendasi dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga selaku pihak yang berwenang atas seluruh SMA di DIY.

Namun pihak sekolah tetap berkelit dengan meminta surat dari Polresta Yogyakarta dan Balai Pendidikan Menengah Kota Yogyakarta yang tidak ada di persyaratan sehingga tidak dibutuhkan dalam registrasi.

Hal tersebut mungkin juga terjadi di SMA lainnya di Kota Yogyakarta yang tidak dapat mengantongi kedua surat tersebut yang sebenarnya tidak dibutuhkan pihak penyelenggara dan tidak tercantum di dalam persyaratan yang mereka berikan. Namun SMA lain di Kota Yogyakarta mendapat izin dari pihak sekolah.

Terlepas dari segala potensi kericuhan yang ada di kalangan pelajar, semangat berprestasi dalam olahraga sebaiknya tidak dikorbankan dengan adanya negative thinking terkait kericuhan pada saat dan atau pasca pertandingan. Solusinya, pihak sekolah diharapkan dapat turut serta mengawasi setiap pertandingan peserta didiknya. Tujuan kami hanya ingin berprestasi bukan berkelahi seperti apa yang dikhawatirkan pihak sekolah!

Berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari pihak penyelenggara. Pihak penyelenggara hanya bekerjasama dengan Kepolisian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga!

Ini menjadikan kami geram! Kami ingin mempersembahkan sebuah prestasi namun seolah-olah sekolah justru menghalangi!

Salam,

Sebagian kecil Generasi Emas Basket Indonesia

Tim Basket SMA Negeri 7 Yogyakarta

 



Hari ini: Dandy mengandalkanmu

Dandy Annafi' membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Kami ingin maju, Kami butuh dukungan!". Bergabunglah dengan Dandy dan 1.350 pendukung lainnya hari ini.