TOLAK PUTUSAN BEBAS KETUA & SEKRETARIS KOPERASI KOMURA KASUS OTT SABER PUNGLI DI SAMARINDA

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Presiden Joko Widodo atau Jokowi geram dengan masih maraknya pungutan liar (pungli). Terlebih dengan terkuaknya pungli yang diungkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Timur bersama Bareskrim Polri. 

Mereka melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Samudra Sejahtera (Komura) di Samarinda. OTT ini berkaitan dengan pungli senilai Rp 6,1 miliar.

"Kita melihat Rp 6,1 miliar itu adalah angka yang besar, dan pasti itu sudah dilihat lama. Itu yang ketahuan lho ya. Hati-hati saya ingatkan," ujar Jokowi di Pasar Hongkong Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat 17 Maret 2017 malam.

Jokowi kembali mengingatkan agar semua instansi pemerintah menjaga kualitas pelayanan. Tindakan tegas tidak akan segan-segan untuk diberlakukan.

"Saya ingatkan agar semuanya hati-hati. Layani dengan baik, layani dengan cepat karena yang namanya saber (sapu bersih) pungli itu bekerja," tegas Jokowi.

Pemerintah terus berusaha meningkatkan pelayanan dengan melakukan berbagai perbaikan. Mengingat saat ini, pungutan liar masih menjadi salah satu permasalahan besar yang menyebabkan terganggunya sistem pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

"Ini perlu kita ingatkan semuanya, bahwa kita ini ingin memperbaiki sistem yang ada," ucap JOKOWI.

‎Namun Faktanya Tidak Demikian Saudara,. ?!??

Kedua terdakwa akhirnya dibebaskan dari segala tuduhan penuntut dengan pasal 368 ayat (1) junto pasal 55 dan Pasal 3 UU No 8 Tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang TKBM

JPU menuntut dua terdakwa Gaffar Abdul Jafar (Ketua Koperasi Samudera Sejahtera) dan Dwi Hari Winarno (Sekretaris Komura) hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp 2,5 miliar.

mega pungli di Pelabuhan Terminal Peti Kemas, Palaran, Samarinda. ‎Keduanya diduga melakukan pemerasan dan dugaan tindak pidana pencucian uang pengelolaan tenaga kerja bongkar muat (TKBM) Komura.

Majelis hakim yang memeriksa perkara dan memutuskan dipimpin Joni Kondolele didampingi Edy Toto Purba dan Yoes Hartyarsa membebaskan dari segala tuntutan.

Putusan Jafar-Dwi tidak berbeda dengan putusan Abun-Elly.

Pembacaan Amar Putusan terdakwa Jafar Abdul Gaffar dan Dwi Hari Winarno, di Pengadilan Negeri Samarinda, Pada Hari Kamis 21/12/2017

Ironi Negeri ...



Hari ini: Lucky mengandalkanmu

Lucky Nasution membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Jokowi: TOLAK PUTUSAN BEBAS KETUA & SEKRETARIS KOPERASI KOMURA KASUS OTT SABER PUNGLI DI SAMARINDA". Bergabunglah dengan Lucky dan 7 pendukung lainnya hari ini.