merubah "new normal" menjadi"changing behaviour"

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Bapak presiden yth,

Melihat rancunya istilah "new normal" di kehidupan masyarakat umumnya,saya mengusulkan agar rencana new normal dirubah menjadi"changing behaviour " dengan tanpa tenggat waktu.

Hal ini kami sampaikan dikarenakan pertimbangan sbb:

1)New normal di setiap negara berbeda,contohnya di Jepang budaya tidak bersalaman,mengantri,kebersihan ,dll yang digembar gemborkan di negeri kita sebagai kehidupan new normal adalah kehidupan normal di jepang.Mereka hanya perlu meningkatkan level kehidupan normal mereka menjadi new normal.

Sementara di negeri indonesia dimana budaya salam sungkem,liwetan,ceremonial,kumpul kumpul (kongkow kongkow) ,dll.Yang masih jauh dari tata cara kehidupan yang dikatakan "new normal".

2)Keberagaman budaya dan jumlah penduduk indonesia yang sulit untuk disatukan baik secara budaya maupun level kehidupan,sehingga cara menyampaikan informasi kepada setiap masyarakat perlu pendekatan berbeda.

3)Secara prosentase jumlah penduduk,banyaknya jumlah anak kecil dan remaja yang mungkin bisa dididik untuk membawa tatanan kehidupan yang lebih baik,karena lebih sulit mengubah kebiasaan pada orang tua yang sudah pada zona nyaman mereka.

Oleh sebab itu saya mengusulkan 2 hal dibawah ini :

1)merubah kata kata menjadi "changing behaviour" atau dengan bahasa indonesia menjadi "ubah kebiasaan" .Dan dengan bahasa simpel dibuat penataran seperti dulu P4 sampai ke desa melalui PKK dan ibu ibu di setiap desa.Dan untuk perkotaan bisa dengan teknologi sosmed.

2)Menjadikan pelajaran adab dan tatacara kehidupan menjadi mata pelajaran wajib di sekolah sehingga budi pekerti dan kebiasaan bersih menjadi kewajiban bagi anak anak dan merekalah generasi yad yang akan membawa perubahan bangsa ini menjadi lebih bisa beradaptasi dengan negara besar lainnya karena kita punya potensi besar untuk itu.

Demikian petisi ini saya sampaikan,semoga bapak,ibu,adik,teman dan semua warga indonesia menyetujui untuk kebaikan dan kemajuan bangsa kita tercinta.

Terimakasih