Batalkan Vaksinasi Mandiri, #VaksinasiMandiriGakAdil

Recent news

Vaksinasi Masih Berantakan, Banyak Lansia Belum Dapat Vaksin!

Program vaksinasi sudah berjalan lebih dari satu bulan. Tapi, pelaksanaannya masih berantakan. Kelompok prioritas, seperti lansia, masih banyak yang belum divaksin

Malahan, mereka yang gak masuk ke kelompok rentan seperti pengusaha malah sudah dapat vaksin. 

Padahal, kematian lansia meningkat belakangan ini. Data yang ada menunjukkan bahwa kematian lansia itu paling tinggi dibandingkan kelompok umur lainnya, dan hampir seluruh kasus kematian Covid-19 terjadi pada lansia. 

Apa yang kami takutkan ternyata sudah terjadi. Mereka yang rentan malah gak dapat vaksin. Bayangkan kalau nanti vaksinasi mandiri benar-benar dilaksanakan! Bisa jadi, mereka yang berafiliasi dengan perusahaan atau orang yang kaya bisa lebih dulu mendapatkan vaksin. Mengambil jatah mereka yang rentan.

Makanya, kami sekali lagi meminta agar pemerintah mengkaji ulang kebijakannya terkait vaksinasi mandiri. Kami tidak menolak pihak swasta ikut gotong royong bantu program vaksinasi pemerintah.

Tapi, bentuk bantuannya bukan dengan memvaksinasi pegawainya sendiri. Pihak swasta seharusnya gotong royong bantu pemerintah distribusi vaksin ke seluruh warga Indonesia, sesuai dengan tingkat kerentanan mereka

Apalagi, distribusi vaksin masih jadi masalah yang besar. Pak Menkes sendiri yang sempat mengatakan hal ini. Beliau bilang, banyak daerah tidak memiliki logistik untuk menyimpan vaksin.

Vaksinasi ini merupakan tahap akhir dari perang kita melawan Covid-19. Indonesia harus memilih langkah paling strategis, yang memastikan keadilan sosial bagi seluruh warganya, terutama dalam melawan pandemi ini. 


Salam,

Pandu Riono, Ph.D., Irma Handayani, Ph.D., Sulfikar Amir, Ph.D.

(foto dari Liputan6)

Koalisi Vaksin untuk Semua
4 weeks ago