Petisi ditutup

Tolong kami Presiden Jokowi Ribuan Warga Desa Bau, Toraja, masih terjajah dari Pembangunan

Petisi ini mencapai 13 pendukung


Tidak ada pembangunan yang berarti hingga saat ini di lembang bau, kecamatan bonggakaradeng, tana toraja. warga masih merasakan terjajahnya serta terpencilnya daerah mereka dari pembangunan. Bahkan tidak sedikit warga, puluhan tahun ekonomi mereka harus hidup bergantung pada Kabupaten Enrekang. Mereka menjual hasil perkebunan dan membeli kebutuhan pokok sehari- hari dari dari kabupaten lain, sungguh sangat miris mengenal akan daerah yang subur ditambah panorama alam yang indah. 

fasilitas penghubung di Desa (lembang) ini sangat tidak pernah terjamah pemerintah. warga menuturkan segelintir keluh kesah mereka akan pembangunan di Lembang bau. Terlebih soal jembatan Meppajang yang panjangnya kurang lebih 80 meter yang beberapa bulan lalu sempat rusak dan hampir menelan korban jiwa. Jembatan ini sudah puluhan tahun tidak terealisasi, padahal dua buah landasan jembatan telah dibangun oleh pemerintah daerah tana toraja puluhan tahun silam namun hingga detik ini jembatan meppajang tersebut tidak pernah selesai.

Mirisnya lagi jembatan gantung Ma’tan yang puluhan tahun tak kunjung ada perubahan berarti, bahkan sudah banyak warga yang terjatuh dan tergelincir ketika melewati jembatan tersebut. Padahal jembatan Ma’tan satu-satunya penghubung warga di Lembang bau untuk menjual hasil perkebunan mereka ke Pasar Lo’ko yang ada di Kabupaten Enrekang.

tidak hanya soal fasilitas penghubung seperti jalanan namun fasilitas penerangan juga terus menghantui mereka di Lembang bau, dari sejak dahulu hingga saat ini mimpi untuk menikmati fasilitas penerangan dari pemerintah tak kunjung nyata. untuk bisa melawan kenyataan yang telah mendarah daging beberapa warga dari ribuan jiwa berusaha membeli alat penampung listri tenaga surya yang sangat sederhana dan dibagikan kepada warga yang berdekatan, namun alat tersebut hanya bisa digunakan pada musim kemarau. jika musim penghujan kami terpaksa harus bergelap-gelapan tanpa listrik, keluh warga hingga tidak terasa tetes airmata menjatuhi pipih mereka yang adalah putera putri asli Lembang bau itu.

Terlepas dari keterpencilan itu lantas tidak menyurutkan masyarakat menjalani hari-harinya. Masyarakat tetap memanfaatkan sumber daya alam yang telah dianugerahkan kepada mereka di bumi “Batara Sarong” yang adalah leluhur masyarakat Bau yang juga adalah kakek Bonggakaradeng, cikal bakal asal nama Kecamatan Bonggakaradeng yang membawahi Lembang Bau saat ini. Seakan pembangunan di Lembang bau dan Lembang bau selatan enggan datang menghampiri masyarakat yang populasi penduduknya sekitar kurang lebih 2000 jiwa.



Hari ini: Jufri mengandalkanmu

Jufri Tonapa membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Joko Widodo: Tolong kami Presiden Jokowi Ribuan Warga Desa Bau, Toraja, masih terjajah dari Pembangunan". Bergabunglah dengan Jufri dan 12 pendukung lainnya hari ini.