Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Untuk menambal defisit keuangan BPJS Kesehatan yang diperkirakan mencapai Rp 32 triliun, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengusulkan iuran BPJS Kesehatan untuk peserta mandiri agar ditambah.

Tak tanggung-tanggung, kenaikannya hingga dua kali lipat dari iuran semula. Untuk kelas I dari iuran semula Rp 80 ribu menjadi Rp 160 ribu. Kelas II menjadi Rp 110 ribu dari Rp 51 ribu. Dan kelas III menjadi Rp 42 ribu dari Rp 25.500.

Dalam Rapat Gabungan Komisi XI dan IX DPR Selasa lalu, Menkeu mengatakan usulan ini lebih tinggi dari usulan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) kecuali kelas III.

"Untuk kelas I dan II, jumlah yang diusulkan DJSN perlu dinaikkan," kata Menkeu.

Sedangkan untuk iuran  peserta penerima upah badan usaha, badan usaha dikenakan sebesar lima persen dengan batas atas upah sebesar Rp 12 juta atau naik dari yang sebelumnya Rp 8 juta.

Rencananya, kenaikan ini akan diberlakukan mulai tahun 2020. (sumber: Vertanews)