TNI harus patuh Hukum, Stop Pengosongan Paksa

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


https://www.facebook.com/selamatkanwarga05sumurbatu/?ref=aymt_homepage_panel&eid=ARAMhAyN_gD_LoYGdKkktiyCFrD963n3ePfxCVjK3wXwr3ljo1D2rXOfysoRr90sO117_wHy1-lGsuw6

Terjadi Lagi

Kalau terbayang institusi yang seharusnya melindungi malah meneror rasanya sedih tak terkira

itulah yang Warga RW 05 Sumur Batu Kemayoran Rasakan. Bagaimana tidak, rumah yang telah kami tempati dari tahun 60an sekarang mau diambil paksa oleh Kodam. Padahal rumah yang kami tempati sekarang ini bukanlah rumah negara yang kami harus kembalikan kepada Pemerintah pada saat orang tua kami Pensiun, tapi Rumah ini murni berdiri atas biaya Kami.

Saat ini kami sedang berperang di pengadilan melawan Institusi TNI di pengadilan Jakarta Timur dengan Nomor Gugatan PDT 173/G-PDT/2019- Jak-Tim tanggal 25 April 2019 dimana kami yakin bahwa kepemilikan Rumah adalah milik Kami, Karena dari mulai biaya pembangunan sampai bayar PBB kami lakukan dengan biaya sendiri, bukan dibiayai oleh TNI Kodam.

Permenkeu NOMOR 244/PMK.06/2012

menyatakan eksekusi pengosongan aset milik negara dilakukan oleh pengadilan tidak bisa dilakukan sendiri. Tetapi tampaknya Pihak TNI tidak perduli dengan Peraturan Tersebut, terbukti dengan dilayangkannya SP 3 yang memerintahkan Warga untuk mengembalikan Rumah Negara yang belum bisa dibuktikan kesahannya oleh Pengadilan

http://www.jdih.kemenkeu.go.id/fullText/2012/244~PMK.06~2012Per.HTM

Mohon Dukungan Masyarakat yang Perduli untuk memberikan dukungan kepada kami dari segi apapun. kami tidak akan berani melawan kalau perumahan kami ini bukan hak kami, karena itulah kami berpengadilan agar kami bisa mendapatkan kepastian Hukum. apabila pengadilan memutuskan kami harus Pergi tidak perlu Repot-repot untuk mengusir kami, karena kami akan pergi dengan sendirinya.

Cukup kami mengalami Tindak pengosongan sepihak oleh TNI

https://youtu.be/NDwJJNcijwQ

Sekali lagi Kami mohon Dukungan untuk memviralkan Petisi ini karena kami Butuh dan sangat Butuh dukungan Dari para masyarakat yang masih perduli akan hak Asasi manusia, agar kejadian Pengosongan yang dulu pernah terjadi tidak terjadi lagi.