TINDAK PELAKU PENGRUSAKAN TAHURA LAPAK JARU

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


Tindak para Pelaku Perusak Tahura Lapak Jaru di Kabupaten Gunung Mas - Kalimantan Tengah.

Taman Hutan Raya (TAHURA) Lapak Jaru yang diusulkan oleh pemerintah daerah pada tahun 2011 dan telah mendapat legalitas dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia pada tahun 2016 melalui surat keputusan nomor SK.240/Menlhk/Setjen/PKTL.2/3/2016 tanggal 24 Maret 2016. Belum lagi selesai proses pemasangan Tata Batas Patok Tahura, pada bulan Desember 2017 di wilayah ini telah diberikan Izin Pertambangan Rakyat oleh Pemerintah Kabupaten dan Provinsi.

Kemudian, oleh kelompok usaha pertambangan rakyat penerima izin, pihaknya langsung melakukan aktivitas pembukaan kawasan dengan membangun jalan masuk kedalam Tahura sepanjang belasan kilometer. Pembangunan jalan dilakukan dengan menggunakan alat berat (eksavator) sehingga menyebabkan terbukanya hutan di kawasan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas selaku pihak yang mengusulkan dan mengetahui keberadaan Tahura Lapak Jaru, seharusnya melakukan pengawasan terhadap pihak-pihak yang berpotensi mengancam kelestarian kawasan Tahura, bukan malah memberikan izin kepada pihak penambang emas yang dengan sangat jelas akan melakukan pengerusakan kawasan ini dalam aktifitas penambangannya.

Oleh sebab itu Kementerian dan lembaga terkait harus lebih meningkatkan kerja sama dengan aparat penegak hukum untuk menjerat para pelaku yang terlibat dalam kegiatan penambangan/ pengerusakan di kawasan TAHURA Lapak Jaru ini. Jangan sampai ada persekongkolan-persekongkolan dan bahkan konflik kepentingan yang mengakibatkan tidak maksimalnya penegakan hukum.



Hari ini: Save Our Borneo mengandalkanmu

Save Our Borneo membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Joko Widodo: TINDAK PELAKU PENGRUSAKAN TAHURA LAPAK JARU". Bergabunglah dengan Save Our Borneo dan 335 pendukung lainnya hari ini.