Tegakkan Adat dan Kearifan Lokal

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


20 Agustus pukul 07.52

Sampurasun,

Saya melanjutkan tulisan Bapak Ketut Sumiarta

KEPADA 
YTH. BAPAK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
IR. JOKO WIDODO

Sebelumnya saya minta maaf jika ini di anggap lancang. Saya rakyat kecil yang bodoh, miskin dan tidak punya jabatan, serta tidak punya harta kekayaan, TAPI kekayaan yang saya miliki tidak pernah habis yaitu kecintaan terhadap Bangsa dan Tanah Air INDONESIA. 

Saya sadar suara saya tidak memiliki kekuatan seorang diri sehingga melaui media sosial ini mudah-mudahan roh-roh suci leluhur dan ALLAH / TUHAN / HYANG WIDHI / HYANG ATAYA mendengarkan sehingga suara murni dan tulus dari sanubari saya mampu menembus BAPAK PRESIDEN DI ISTANA NEGARA.

DENGAN HORMAT, DENGAN SEGALA KERENDAHAN HATI MEMOHON DENGAN SANGAT KEPADA BAPAK PRESIDEN UNTUK SEGERA :

1. MENERBITKAN UNDANG-UNDANG ANTI PELECEHAN DAN PENISTAAN ADAT ADAB SENI BUDAYA NUSANTARA SUPAYA ORANG-ORANG / OKNUM-OKNUM YANG BERKEDOK DALIL AGAMA TERTENTU YANG ANTI ADAT ADAB SENI BUDAYA NUSANTARA TIDAK SEENAK PERUTNYA MENGHINA DAN MENISTA ADAT ADAB SENI BUDAYA NUSANTARA YANG NOTA BENE SEBAGAI JATI DIRI / IDENTITAS BANGSA INDONESIA.

2. MEMBENTUK KEMENTRIAN ADAT ADAB BUDAYA NUSANTARA.

3. MENEGAKKAN HUKUM DENGAN MENJADIKAN HUKUM SEBAGAI PANGLIMA UNTUK KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH BANGSA INDONESIA BUKAN UNTUK SATU GOLONGAN MAYORITAS SAJA.

4. MENINDAK TEGAS BAGI OKNUM-OKNUM / KELOMPOK YANG MENGHALANG-HALANGI UPAYA KEBANGKITAN PENGANUT AGAMA KEPERCAYAAN ASLI NUSANTARA DAN UPAYA MENGGALI, MELESTARIKAN WARISAN LELUHUR NUSANTARA.

Doa dan harapan tulus murni ini semoga sampai kepada Bapak PRESIDEN RI. Tulisan ini secara organisasi APN saya tuangkan dalam bentuk PETISI dan saya kirim ke SETNEG dan DEPDAGRI. 
SEKJEN APN segera tindak lanjuti.

Demi NKRI HARGA MATI..!!!

Catatan : Surat tertulis sudah saya bawa langsung Jumat, 23 Agustus 2019 ke KEMENTRIAN SEKRETARIAT NEGARA JAKARTA.

 

Rahayu sagung dumadi..