Sultan Hamid Pahlawan Indonesia

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


PETISI MASYARAKAT KALIMANTAN BARAT LINTAS ETNIS TERHADAP SULTAN HAMID II SEBAGAI PEJUANG DIPLOMATIK DAN PERANCANG LAMBANG NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAN KARAKTER PRIBADI YANG HUMANIS DAN FEDERALIS SEJATI YANG NASIONALIS Bismillahirrahmanirrahim, dengan menyebut nama Allah SWT dan demi Tuhan Yang Maha Esa, adil katalino, demi persamaan dihadapan hukum, untuk menegakan KEBENARAN DAN KEADILAN terhadap Sultan Hamid II yang sedang diusulkan oleh masyakat Kal Bar sebagai pahlawan nasional dalam kedudukan sebagai Perancang Lambang Negara RI elang Rajawali Garuda Pancasila yang dipakai NKRI serta meluruskan sejarah yang terpendam, namun para "pendendam dan sentimen politik" terhadap almarhum yang mulia Sultan Hamid II, yang telah menyebar fitnah yang bersifat rasis dan menuduh Sultan Hamid II "pengkhianat bangsa" maka dengan ini kami elemen masyarakat Indonesia pada umumnya yang ahlul bait Rasulullah SAW dan keturunan Arab dan juga yang peduli dengan pelurusan sejarah bangsa Indonesia, maka dengan ini kami mengajukan PETISI KEPADA PEMERINTAH PRESIDEN RI, CQ PARA PEJABAT NEGARA DAN LEMBAGA PENEGAK HUKUM YANG MEMILIKI KEWENANGAN BAIK ATRIBUSI, MANDAT DAN DELEGASI BERDASARKAN PERATURAN PERUNDANGAN YANG BERLAKU DI NKRI untuk MEMPROSES PELAPORAN ATAS NAMA Hendro Priyono dan Abu Janda oleh atas nama keluarga besar Kesultanan Pontianak Pangeran Sri Negara YANG TELAH MENYEBARKAN dan atau Mengapload video Hendro Priyono dan video Abu Janda yang telah menghina Marwah Kesultanan dan keturunan Arab diseluruh Indonesia dengan menuduh dan melanggar peraturan perundangan yang berlaku dengan menuduh Sultan Hamid II "pengkhianat Bangsa" dan bukan Pejuang bangsa dan tuduhan yang tidak berdasar dengan ini meminta kepada institusi penegak hukum di negara NKRI untuk tidak diskriminasi dalam penegakan hukum, atau berpihak tanpa kebenaran fakta sejarah hukum yang valid dalam proses penegahan hukum , dan apabila tidak ditegakan atau tidak sesuai hukum negara di NKRI, maka kami daulat tuanku Sultan menunggu TITAH yang mulia Sultan Kesultanan Kadriah Pontianak sesuai aspirasi masyarakat seluruh Indonesia dan Kalimantan dan khususnya Kalimantan Barat.