Segera Buka Segel Gereja di Jambi !

0 telah menandatangani. Mari kita ke 5.000.


PETISI INI, dipicu oleh intoleransi yang terjadi di Jambi.

Kali ini, Pemerintah Kota Jambi menyegel tiga gereja di Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Kamis (27/9/2018) pagi. Tiga gereja itu yakni Gereja Sidang Jemaat Allah, Gereja Huria Kristen Indonesia Simpang Rimbo dan Gereja Methodist Indonesia Kanaan Jambi.

Dalam aksinya, petugas Satpol PP Kota Jambi menempel sebuah kertas purtih bertulis "Bangunan/Kegiatan Ini Disegel". Pada kertas itu ditulis, tiga poin yang dilanggar antara lain Peraturan Daerah Nomor 47 tahun 2002 tentang Ketertiban Umum, Perda Nomor 11 tahun 2014 tentang Izin Gangguan dan Perda Nomor 03 tahun 2015 tentang IMB. Surat itu ditandatangani penyidik Satpol PP Kota Jambi, Said Faizal, dan bukan oleh Walikota Jambi Syarif Fasha.

Namun menurut pengurus Gereja Methodist Indonesia Oberlin Tampubolon, penyegelan gereja yang sudah berdiri sejak 1998 itu terjadi tiba-tiba, tanpa dilakukan musyawarah dengan pihak terkait sebelumnya. Diduga, tindakan Satpol PP itu dilatar-belakangi oleh adanya ancaman dari sekelompok orang untuk berdemonstrasi dengan melibatkan 1000 orang. 

Sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemkot Jambi, Liphan Pasaribu mengaku telah menerima surat desakan dari sekelompok warga, hingga pihaknya memutuskan untuk sementara menyegel ketiga gereja.

"Diputuskan (disegel), untuk menghindari keributan yang tidak diinginkan, sementara kami tutup dulu," kata Pasaribu.

Teman-teman,

Mari kita dukung petisi ini sebagai upaya turut memelihara toleransi umat-beragama di Indonesia. Partisipasi Anda akan sangat berarti untuk kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik di masa depan.
 

 

 



Hari ini: Jhonny mengandalkanmu

Jhonny Sitorus membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Joko Widodo: Segera Buka Segel Gereja di Jambi !". Bergabunglah dengan Jhonny dan 3.915 pendukung lainnya hari ini.