Percepat regulasi Kartu Prakerja dan pencairan dana peserta Kartu Prakerja

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Kartu Prakerja adalah bantuan biaya pelatihan bagi masyarakat Indonesia yang ingin memiliki atau meningkatkan keterampilannya. Pemerintah menggelontorkan dana sebesar 20 triliun rupiah.

Mengutip dari CNN Indonesia:

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa pendaftaran program kartu prakerja sudah resmi dibuka untuk gelombang pertama sebanyak 164 ribu peserta.

"Pendaftaran dibuka per minggu dan gelombang pertama ini akan direkrut 164 ribu peserta," ujar Airlangga dalam konferensi pers pada Sabtu (11/4).

Airlangga kemudian menerangkan bahwa pendaftaran akan dibuka hingga Kamis (16/4) mendatang pukul 16.00 WIB. Setelah itu, akan masuk ke gelombang selanjutnya.
Hasil pendaftaran gelombang pertama akan diumumkan sehari setelah tenggat waktu, yaitu Jumat (17/4).

"Apabila pendaftaran diterima, kami akan meng-kroscek datanya dengan data di tempat kami. Peserta bisa langsung memilih pelatihan yang diinginkan di berbagai toko, seperti Tokopedia, Ruang Guru, mau belajar apa, dan platform lainnya," ucap Airlangga.

Pengumuman gelombang pertama sudah dilakukan. Peserta yang lolos telah dapat melihat dashboard akun prakerja mereka dan terdapat tulisan saldo sedang diproses. Namun anehnya, ada beberapa peserta yang awalnya lolos di gelombang pertama tiba-tiba menjadi tidak lolos dan harus dilempar ke gelombang berikutnya. Serta sudah hampir satu munggu peserta yang lolos digantung dengan harus menunggu saldo pelatihannya.

Rakyat butuh kejelasan, jangan berdalih dengan kata screening sebagai pembelaan. Uang negara 20 triliun tidak sedikit bagi kami warga sipil.