Pecat Honorer atau Beri Gaji Layak

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Tenaga honorer di Indonesia jumlahnya mencapai ribuan orang. Dan kebanyakan dari mereka menggantungkan hidup pada penghasilan yang jauh dibawah standar hidup layak khususnya honorer yang bekerja di sektor pendidikan dan kesehatan. 

Walaupun status sebagai tenaga sukarela (honorer) namun mereka adalah warga negara Indonesia yang ingin mengabdikan diri pada bangsa dan negara. Selayaknya mereka hidup secara layak dengan penghasilan yang layak. Mereka berjasa dalam mencerdaskan anak bangsa dan menjaga kesehatan masyarakat umum. 

Amanat pembukaan UUD 1945 bertekad mewujudkannya masyarakat yang makmur (alinea ke 2) dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa (Alinea ke 4). Tambahan pula isi UUD 1945 pasal 27 ayat 2 : tiap - tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. 

Namun amanat UUD 1945 belum dilaksanakan oleh pemerintah dengan baik. Pemerintah gagal mensejahterakan tenaga honorer, dimana banyak tenaga honorer yang utamanya bekerja pada sektor Pendidikan dan kesehatan menerima upah yang tidak layak dibandingkan dengan kebutuhan hidup yang semakin tinggi. Di beberapa daerah, honorer bahkan digaji 250.000 hingga 1 juta setiap bulannya dengan status pendidikan Sarjana dan Diploma. Tentu saja hal ini sangat menyedihkan. Bagaimana seorang sarjana yang telah menempuh pendidikan tinggi menerima gaji jauh lebih kecil dari mereka yang tamat SMA (Kerja tamat SMA di pabrik dan di beberapa pekerjaan lain sesuai UMR). Sementara guru honorer dan tenaga kesehatan dibayar di bawah UMR. 

Pemerintah dan pemangku kepentingan yang terhormat, demikian menyedihkannya kehidupan tenaga honorer di negara Indonesia. Oleh karena itu, kami mengharapkan kebijakan dari pemerintah. Kami meminta pemerintah tegas terhadap nasib dan kesejahteraan semua honorer di Indonesia. Jika pemerintah masih membutuhkan tenaga honorer, ada baiknya pemerintah memperhatikan kesejahteraan semua tenaga honorer dari lapisan bawah hingga atas. Namun, jika pemerintah tidak sanggup mensejahterakan tenaga honorer, mohon kiranya pemerintah segera mengambil tindakan tegas salah satunya adalah segera Mengeluarkan peraturan pemerintah atau peraturan presiden untuk menghentikan aktifitas dan keberadaan tenaga honorer tanpa terkecuali. Jadi, tidak akan ada lagi dijumpai tenaga honorer di suatu Instansi kelak. Biarkan semua berjalan dengan Fair dan adil. Jika pemerintah tidak mengambil tindakan tegas, maka masalah honorer akan terus berlanjut. Karena jika masih ada honorer di suatu instansi, maka instansi lain akan mengikuti. Namun, jika pemerintah tegas melarang aktivitas dan keberadaan tenaga honorer mulai sekarang, maka masalah ini akan lambat laun terselesaikan. Jangan biarkan masalah ini larut hingga anak cucu kami kelak. 

Opsinya ada 2 : sejahterakan semua honorer atau pecat semua honorer tanpa terkecuali !!



Hari ini: Firman mengandalkanmu

Firman Utina membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Joko Widodo: Pecat Honorer atau Beri Gaji Layak". Bergabunglah dengan Firman dan 52 pendukung lainnya hari ini.