Surat Terbuka kepada Bapak Presiden Joko Widodo

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.000.


Assalamualaikum, selamat siang dan salam sejahtera. Pertama-tama kami ingin mendoakan semoga Bapak Presiden Joko Widodo beserta keluarga selalu sehat wal-afiat dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan kami turut mendoakan agar pandemi Covid-19 yg melanda negeri tercinta ini dapat segera berlalu.

Bapak Presiden yang terhormat, kami menulis surat terbuka ini mewakili curhatan hati belasan ribu korban investasi bodong di Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta, khususnya ribuan korban lansia yang kehilangan seluruh harta simpanannya. Kami juga menyuarakan jeritan hati beberapa korban yg telah kehilangan nyawa baik karena shock, depresi, sakit dan tidak ada lagi uang utk berobat maupun yang stress berat akhirnya gantung diri karena kasus ini.
Di saat pandemi Covid-19 dan adanya PSBB, kami tidak bisa menyampaikan dan menyuarakan langsung ke Istana. Kami hanya bisa memohon pertolongan melalui Surat Terbuka ini.

Kami adalah nasabah yg menyimpan dana dalam bentuk Simpanan Berjangka di Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta. Menurut Laporan Keuangan KSP Indosurya Cipta per Desember 2018, total seluruh simpanan yang berhasil dihimpun oleh KSP Indosurya Cipta adalah sebesar Rp. 10 triliun lebih bahkan jumlah tersebut meningkat pesat pada akhir tahun 2019 menjadi di atas Rp. 14 triliun tetapi sampai hari ini Laporan Keuangan per Desember 2019 yg diminta oleh kemenkop agar diserahkan oleh KSP Indosurya Cipta tak kunjung dipenuhi.

Pada pertengahan bulan Februari 2020 KSP Indosurya Cipta direkayasa mengalami gagal bayar. Gagal bayar KSP Indosurya Cipta ini sangat sarat mengindikasikan adanya Fraud (itikad jahat) yang terencana sejak lama. Sampai saat ini tidak ada itikad baik dan pertanggungjawaban dari pemilik KSP Indosurya Cipta tentang ke mana raibnya uang kami. Pemilik KSP Indosurya Cipta bahkan sangat terkesan berniat cuci tangan dalam kasus ini dengan mengumumkan bahwa KSP Indosurya Cipta bukan merupakan bagian dari Indosurya Group. Padahal pada saat marketing funding mencari dana dan menarik deposan serta pada acara-acara gathering KSP Indosurya Cipta yang diselenggarakan secara besar-besaran di berbagai kota untuk menghimpun dana masyarakat dijelaskan bahwa KSP Indosurya Cipta adalah merupakan bagian dari Indosurya Group. Company profile, brosur dan iklan video di youtube dll adalah bukti bahwa KSP Indosurya Cipta adalah merupakan bagian dari Indosurya Group. Bukti kuat lainnya adalah adanya Sertifikat Simpanan Berjangka kami yang ditandatangani oleh pemilik sekaligus direktur KSP Indosurya Cipta saat itu yaitu Bapak Henry Surya. Bahkan meskipun sudah terjadi pergantian pengurus dan tidak menjabat sebagai direktur lagi Bapak Henry Surya masih tetap menandatangani Sertifikat Simpanan Berjangka KSP Indosurya Cipta. Perlu diketahui Bapak Henry Surya adalah juga CEO dari Indosurya Group. Yang sangat kami sesalkan adalah sikap OJK yang terkesan mendukung pernyataan dari pemilik Indosurya Group dengan mengatakan bahwa KSP Indosurya Cipta tidak ada hubungannya dgn Indosurya Group karena tidak menempati gedung yang sama. Kami ingin mempertanyakan bagaimana kinerja dan pengawasan dari OJK selama ini sehingga sampai tidak mengetahui bahwa KSP Indosurya Cipta merupakan salah satu perusahaan di bawah Indosurya Group, sehingga mengeluarkan pernyataan yang konyol dan menyesatkan tersebut. Perlu diketahui bahwa justru KSP Indosurya Cipta inilah yang merupakan ujung tombak dan lumbung aliran dana terbesar bagi group Indosurya.
Tidak adanya itikad baik dari pemilik KSP Indosurya Cipta juga terlihat dari skema pengembalian dana yang ditawarkan kepada kami secara sepihak. Kami dipaksa memilih antara pengembalian pokok simpanan yang akan dicicil selama 10 tahun (tanpa bunga, tanpa jaminan dan baru akan mulai dicicil beberapa tahun lagi) atau dibayar dengan aset tanah yang tidak jelas juntrungannya dan dengan harga yang telah dimark up lebih dari 10x lipat dari harga pasar .

Bagaimana tidak terencana, KSP Indosurya Cipta telah melakukan Perjanjian Jual Beli Piutang melalui surat No. 071/JBP/KSP-IIF/VIII/2018 dan surat Perjanjian Pengalihan Hutang (Cessie) No. 72/CESSIE/KSP-IIF/VII/2018.

Perjanjian Jual Beli Piutang yang dimaksud adalah Pinjaman (Lending) dari KSP Indosurya Cipta kepada debiturnya dialihkan ke PT. Indosurya Inti Finance yang merupakan salah satu perusahan Group Indosurya. Sehingga pengembalian Pokok Pinjaman berikut Bunga Pinjaman debitur yang seharusnya diterima KSP Indosurya Cipta dialihkan untuk diterima oleh PT. Indosurya Inti Finance.

Bagaimana mungkin satu koperasi di bawah naungan Indosurya Group yang mempunyai ratusan kantor cabang di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke bisa melakukan penggelapan dana masyarakat secara besar-besaran seperti itu?

Sesuai yang telah diamanatkan UUD 45 pasal 33, bahwa Koperasi sebagai sokoguru dan tulang punggung perekonomian Indonesia, dan agar kepercayaan masyarakat terhadap koperasi tidak sampai hilang maka kami mohon perhatian Bapak untuk mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu agar jangan ada lagi oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab yang menggunakan koperasi sebagai wadah untuk menipu dan merampok uang masyarakat.

Kami adalah rakyat Indonesia yang percaya pada Koperasi dan kami percaya bahwa Kementrian Koperasi akan berbenah dan akan semakin baik menjalankan fungsinya untuk mengawasi koperasi-koperasi yang telah mendapatkan izin operasinya di Indonesia.

Dana yang kami simpan di KSP Indosurya Cipta adalah dana untuk masa depan dan pendidikan anak-anak kami, dana untuk pengobatan keluarga, dana untuk menghadapi situasi darurat, dana untuk membangun rumah, dana pensiun dan simpanan di hari tua kami. Sungguh tragis nasib kami apabila seluruh dana kami dirampok begitu saja, Kami sangat membutuhkan dana tersebut di tengah pandemi covid-19 yang entah sampai kapan baru bisa berakhir, di saat ekonomi sedang lesu dan kehidupan serba susah.

Bapak Presiden yang terhormat, mohon kiranya Bapak bersedia membantu kami, belasan ribu korban yang sedang terpuruk dalam kesusahan ini. Kami akan sangat menghargai dan berterima kasih kepada Bapak. Saat ini proses hukum PKPU di pengadilan sedang berlangsung, kami membutuhkan Political Will dari Pemerintah untuk mengusut tuntas dan mengawal kasus hukum Perdata dan Pidana yg sedang berlangsung atas KSP Indosurya Cipta, para pengurus, dan terutama pemiliknya agar kasus ini dapat segera diselesaikan secara baik dan seadil-adilnya sehingga kami dapat menerima uang kami kembali.

Akhir kata, kami berdoa agar di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Joko Widodo, wabah Covid-19 dapat segera teratasi dan ekonomi Indonesia dapat pulih kembali . Kami juga berdoa agar kasus penipuan, kejahatan perbankan, penggelapan dan pencucian uang yang dilakukan oleh pemilik dan oknum pengurus KSP Indosurya Cipta ini dapat segera ditangani oleh aparat penegak hukum secara professional dengan menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan sehingga dana simpanan kami dapat diselamatkan dari tindak kejahatan. Dengan demikian kami memiliki hidup yang normal, penuh harapan dan semangat serta dapat fokus bekerja kembali. Bersama dengan pemerintah, kami akan bekerjasama memajukan perekonomian Indonesia demi Merah Putih, NKRI dan Pancasila menuju Indonesia maju, adil dan makmur.

Jakarta, 19 Mei 2020

Korban Indosurya