Lawan PLN Naikkan Tagihan Listrik

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Ditengah pandemi covid-19 sebagian besar masyarakat Indonesia kesusahan secara ekonomi. Namun lucunya ditengah kemelaratan rakyat, justru Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai Badan Usaha Milik Rakyat (BUMN) yang harusnya mendorong kesejahteraan rakyat malah semakin menjadi beban rakyat. 

Banyak kejadian dimana pada pertenganan Mei 2020 (tahun ini) sebagian besar masyarakat menjerit dengan tagihan listrik yang tidak normal, ada yang 50 persen bahkan sampai 300 persen kenaikan. Padahal penggunaan sangat normal. 

PSBB dan WHF menjadi dalih PLN menagih kenaikan tagihan pada Mei. Hal itu menjadi dasar PLN melakukan generalisasi tagihan. Padahal banyak juga yang pemakaian daya normal namun tagihan tetap membengkak dan itu dialami sebagian besar masyarakat.

Terakhir sebelum saya mengajak tandatangan petisi. Perlu dijelaskan, PLN yang kita tahu juga bisa salah. Namun, kesalahan ini tidak mungkin masif. Kalaupun alat dan orangnya eror, tidak ribuan orang yang mengeluh di Medsos. Bahkan Medsos PLN sendiri.

Tentunya masyarakat, sangat terbebani dengan kondisi yang masih belum pasti ditengah pandemi. Kami jelas minta dilihat secara terang benderang oleh wakil rakyat baik eksekutif dan legislatif.

Terakhir, kami memohon dan meminta kepada seluruh rakyat yang terdampak kenaikan tagihan listrik yang tak rasional untuk menandatangani petisi bersama sebagai bentuk keberatan dan  perlawanan kepada PLN atas kesemena-menaan tagihan listrik.

Salam Perjuangan Rakyat Jelata