Kembalikan lahan PTPN IV menjadi perkebunan Teh atau Kakao

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Tanah jawa dulunya terkenal dengan perkebunan teh Aroma. Namun seiring berjalannya waktu PTPN IV Balimbingan mengganti jenis tanaman menjadi perkebunan sawit. Pada awalnya perkebunan sawit tidak menjadi masalah sebelum terjadinya berbagai bencana alam yang melanda beberapa titik di Tanah Jawa. Awalnya kejadian banjir bandang tahun 1994 yang menelan korban jiwa. Dan dalam 10 tahun terakhir terjadinya banjir yang merusak infrastruktur seperti jembatan ,Saluran irigasi pertanian dan lahan persawahan masyarakat.

Hal ini terjadi akibat daya serap tanah menurun karena tanaman sawit merusak daya serap air tanah yang berakibat banjir jika hujan melanda wilayah Tanah Jawa.

Sudah sangat mengkhawatirkan mengingat besarnya kerugian yang dialami warga baik secara moril maupun materil akibat banjir tahunan yang melanda Tanah Jawa.

 

Dengan ini kami berharap kepada Bapak Presiden Joko Widodo melalu menteri BUMN Bapak Erik Tohir untuk membuat regulasi tentang pergantian tanaman sawit ke tanaman yang bisa menyerap air seperti teh dan kakao. Selain menjaga keseimbangan alam dan pencegahan bencana, tanaman teh dan kakao menjadi produk andalan dari perkebunan PTPN IV Balimbingan. Karena saat ini dipasaran dunia harga kakao dan teh sudah baik dan mampu mendongkrak pendapatan PTPN IV kebun Balimbingan 

 

Demikian petisi ini kami buat agar dapat segera disetujui oleh Bapak Presiden Joko Widodo dan diakomodir Bapak Menteri BUMN Erik Tohir agar nantinya bencana alam yang melanda Tanah Jawa berangsur berkurang dan mengembalikan debit air sungai sungai yang ada disekitar lahan perkebunan PTPN IV Balimbingan.

 

Hormat Saya

 

Arbain Rhino Sitanggang

( Pemerhati lingkungan )