Petisi ditutup

Jangan Biarkan Intoleransi Memecah Belah Bangsa

Petisi ini mencapai 691 pendukung


Tanah air kita dalam ancaman bahaya perpecahan. Sejak beberapa bulan ini, pidato, poster, panduk, dan aksi jalanan yang terus mener mengobarkan permusuhan terhadap warganegara yang berbeda agama. Republik Indonesia yang didirkan oleh dan untuk semua pencinta tanahair dianggap harus diubah, menjadi Negara Islam ("negara syariah). Dasar negara, Pancasila, yang sejak kemerdekaan dirawat dan dikembangkan bersama kini sedang hendak diubah, dihapus sifatnya yang jadi dasar kerukunan bangsa.

Para demagog, seperti Rizieq Shehab -- yang moralitas pribadinya patut dipertanyakan -- memperoleh mimbar dan arena yang makin luas. Makin terang-terang aksi-aksi jalanan, oleh FPI dan lain-lain, yang bersifat mengintimidasi. Makin tak tahu malu para pemimpin HTI memaklumkan perlawaan terhadap demokrasi dan konsep negara nasional yang berlaku di Indonesia -- hal-hal yang mereka nikmati. Makin sering caci-maki mengkafirkan orang lain, termasuk para ulama yang dihormati umat. Para pemuda makin mudah tertarik untuk menghalalkan tindak kekerasan atas nama agama.

Dengan keprihatinan yang mendalam, kami warganegara Negara Kesatuan Indonesia yang bersetia kepada Pancasila, mendesak aparatur pemerintah dan alat Negara agar tidak terus menerus membiarkan hal-hal tersebut di atas. Kita harus menyiapkan Indonesia yang aman dan toleran untuk memperbaiki kehidupan sosial-ekonomi yang masih banyak kurangnya ini. Kita harus mencegah Indonesia jadi negara-negara yang menderita perang atas nama agama dan golongan, seperti yang selama ini terjadi di Timur Tengah, Asia dan Afrika.

Bagi yang menyetujui petisi ini silakan menandatanganinya.



Hari ini: Goenawan mengandalkanmu

Goenawan Mohamad membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Joko Widodo: Jangan Biarkan Intoleransi Memecah Belah Bangsa". Bergabunglah dengan Goenawan dan 690 pendukung lainnya hari ini.