Indonesia Bebas Korupsi

Indonesia Bebas Korupsi

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.
Dengan 100 tanda tangan, petisi ini akan lebih mungkin ditampilkan di halaman rekomendasi!
mutiara mizan memulai petisi ini kepada Joko Widodo (Presiden Republik Indonesia) dan

Indonesia adalah adalah negara yang kaya, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Hal ini dapat membawa Indonesia menjadi negara maju yang makmur dan sejahtera. Namun, pada kenyataannya pengelolaan sumber daya tersebut belum maksimal, masih banyak ekploitasi alam dan juga manusia tidak bertanggung jawab yang mementingkan kepentingan diri sendiri.

Masalah terbesar Indonesia adalah korupsi. Saat ini, Indonesia menempati peringkat ketiga sebagai negara terkorup di Asia menurut hasil survei lembaga Transparency International. Korupsi sangat memberi dampak yang buruk bagi Indonesia seperti kesenjangan sosial, kemiskinan, dan yang paling buruk adalah demoralisasi. Demoralisasi menyebabkan masyarakat hidup individual yang memntingkan diri dan keluarganya saja, hal ini tentu menghilangkan nilai pancasila dan nilai luhur Bangsa Indonesia.

Untuk membebaskan Indonesia dari korupsi tidak cukup hanya memberantas pelaku yang sudah melakukan tindakan tersebut, tetapi kita juga harus melakukan tindakan pencegahan yang dapat dimulai dari diri sendiri. Datang tepat waktu, tidak mencontek, tidak mengambil hak orang lain, serta berkata dan bertindak jujur adalah hal kecil yang dapat mencegah kita melakukan korupsi di masa yang akan datang karena, di dalam diri kita sudah terbentuk karakter yang jujur. Selain itu kita juga dapat mengajak orang lain untuk tidak melakukan tindakan korupsi dengan membuat ajakan anti korupsi.

Petisi ini menjadi salah satu ajakan untuk mencegah korupsi semakin merajalela di Indonesia. Sebagai generasi milenial, kita harus peduli terhadap kondisi Indonesia di masa yang akan datang. Ayo kita bersama bebaskan Indonesia dari korupsi. 

#Indonesiabebaskorupsi #saynotocorruption #IPMIcampus #IPMIBBA2020

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.
Dengan 100 tanda tangan, petisi ini akan lebih mungkin ditampilkan di halaman rekomendasi!