Hukuman Mati Bagi Koruptor

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Dan Para Wakil Rakyat yg Terhormat

Saya Selaku Rakyat Indonesia dan Sebagian (Hampir Semua) Rakyat Indonesia Setuju, Bila Semua Pelaku Korupsi(Koruptor) Di Hukum Seberat-beratnya. Kami Setuju Koruptor di hukum MATI bila sudah banyak merugikan negara dan rakyat, tidak hanya untuk Koruptor pada saat negara sedang Kritis atau Bencana Alam Seperti yg Tertera di undang - undang Tipikor Pasal (2) Ayat 1&2 yang kurang Jelas.

Kami Sarankan UU tersebut di Revisi/Amandemen supaya tidak hanya berlaku di Korupsi-korupsi tertentu. Kami setuju supaya Presiden dan DPR/MPR Melakukan Pembahasan maslah Ini secara terbuka, supaya rakyat tau mana siapa dan dari fraksi mana yang menolak UU ini.

Adapun Saran Dari saya untuk UU yg Baru sebagai berikut:

  1. Korupsi dengan kerugian <10 juta rupiah dihukum 4 tahun penjara
  2. Korupsi dengan kerugian  >10-40 juta rupiah dihukum 8 tahun penjara.
  3. Korupsi dengan kerugian >40-100 juta rupiah dihukum 14 tahun penjara.
  4. Korupsi dengan kerugian >100-200 juta rupiah dihukum 20 tahun penjara.
  5. Korupsi dengan kerugian >200-300 juta rupiah dihukum 24 tahun penjara
  6. Korupsi dengan kerugian >500-800 juta rupiah dihukum 32 tahun penjara
  7. Korupsi dengan kerugian >800 juta rupiah - 3 miliar rupiah dihukum Penjara Seumur Hidup
  8. Korupsi dengan kerugian >3 miliar rupiah dihukum Mati.

Jika ada pihak Anggota DPR yg menolak, maka rakyat berhak tahu. dan meskipun komnas ham menolak, percayalah lebih dari 80% Rakyat Indonesia tidak setuju dengan KOMNAS HAM, yang mendukung Komnas HAM hanyalah Para Koruptor dan Pengikutnya.

Tolong Bapak Presiden Jokowi Yang Terhormat buktikan bahwa Bapak Anti Terhadap Korupsi, dan benar Presidenya Rakyat.

Tolong Bapak-bapak DPR Yang Terhormat buktikan bahwa Bapak Wakilnya Rakyat, dan Bukan Wakilnya Koruptor.

Terimakasih