HORMATI PARA PEJUANG PENJAGA DEMOKRASI JADIKAN TGL 30 APRIL SEBAGAI HARI KPPS SE-INDONESIA

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.



Semarak pesta demokrasi yang baru berlalu tanggal 17 April 2019 dengan memilih para wakil rakyat dan presiden. tercatat ada 800.000 TPS seluruh indonesia, artinya sekitar 8 juta orang yang terlibat aktif dalam pesta demokrasi terbesar dan durasi waktu perhitungan TPS terlama di Indonesia. kenapa ? dengan pemilihan serentak pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Calong Anggota Legilatif terdapat 4 (empat) atau 5 (lima) kotak suara , bisa dibayangkan kalau 1 kotak berisi 200 surat suara. Dengan urutan pekerjaan dimulai dari pukul 06.00 WIB sampai akhir memindahkan hasil perhitungan ke dalam buku membutuhkan waktu rata rata 24 jam.

Pekerjaan yang berat dan melelahkan ini harus dijalani seluruh anggota KPPS belum lagi aparatur yang ikut mengawal pesta demokrasi ini. Kalau lah mereka para aparatur melaksanakan tugas dan kewajibannya yang nota bene sebagai pegawai pemerintah dan meliki gaji. Bagaimana halnya dengan para anggota KPPS yang bekerja berdasarkan SK tiap tiap KPPS setempat, yang hanya diberikan honor Rp.500.000,- (lima ratus ribu rupiah).

Namun bukan hanya materi dan tunjangan semata yang dikejar oleh para petugas KPPS, bahkan ada yang kondisi dalam keadaan hamil mengambil bagian untuk ikut larut dalam pesta demokrasi 5 tahunan ini. semata mengabdi untuk kepentingan bangsa dan negara karena tuigas mulia sebagai penyelenggara pemilu lah yang membuat dan memicu semangat juang para anggota KPPS.

Data yang terbaru dimuat di media onlen detik News.

Bertambah Lagi, Anggota KPPS yang Meninggal Jadi 287 Orang

Jakarta - Jumlah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia telah bertambah. Setelah Sabtu (27/4) kemarin jumlah anggota KPPS yang meninggal sebanyak 272 orang, kini KPU mengumumkan jumlahnya sudah mencapai 287 orang.

Berdasarkan data dari KPU yang disampaikan Komisioner Evi Novida Ginting Manik, Minggu (28/4/2019), total ada 287 anggota KPPS dari 34 provinsi yang wafat. Angka itu dikumpulkan hingga pukul 13.00 WIB.

Provinsi Jawa barat tercatat punya angka tertinggi kematian anggota KPPS, yakni 89 orang, disusul Jawa Timur 39 orang, dan Jawa Tengah 31 orang. 

Jumlah anggota KPPS yang sakit ada 2.095 orang. Provinsi Jawa Barat tercatat punya angka tertinggi berkaitan dengan anggota KPPS yang sakit ini, yakni sebanyak 259 orang, disusul Jawa Tengah 246 orang, dan Sulawesi Selatan 191 orang. Data ini terkumpul hingga pukul 14.00 WIB.

KPU sudah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk memberikan dana santunan bagi keluarga korban petugas KPPS yang meninggal. Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan kejadian ratusan anggota KPPS yang meninggal ini harus diatasi melalui evaluasi yang cermat.

Demikian tulis Detik Onlen.

Sekali lagi bukan semata materi tapi bagi kami penghargaan terbaik adalah mengenang dan menghargai para anggota KPPS yang gugur sebagai PEJUANG DEMOKRASI adalah yang terbaik dan melebihi segalanya di banding materi.