Hentikan Kriminalisasi Achmad A.R Sekarang!!!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


Bahwa kami masyarakat kota samarinda mewakili rakyat bapak dari sabang sampai marauke satu kebangsaan dan juga elemen mahasiswa melihat yang terjadi terhadap saudara kami achmad,A.R AMJ yang hari ini merasakan dinginya jeruji besi di rumah tahanan kelas II A Samarinda yang mana achmad,ar amj di tuduhkan melakukan tindak pidana pemalsuan yang di atur di dalam pasal 263 kuhp.

1) Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak, perikatan atau pembebasan hutang, atau yang diperuntukkan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu, diancam jika pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian, karena pemalsuan surat, dengan pidana penjara paling lama enam tahun.

(2) Diancam dengan pidana yang sama, barang siapa dengan sengaja memakai surat palsu atau yang dipalsukan seolah-olah sejati, jika pemakaian surat itu dapat menimbulkan kerugian.

Namun kami melihat hal tersebut sangatlah di paksakan dan menjadi titipan pemodal yang mana yang melaporkan saudara kami achmad,ar.amj tidak pernah di rugikan oleh achmad, ar amj sebagaimana bunyi dan makna dari pasal 263 kuhp, dan justru  yang melaporkan  acham,ar.amj yang bernama cahyadi guy ( UD.Agung paint ) dkk adalah aktor intelektual dan pelaku pemalsuannya, namun upaya hukum yang di lakuakan achmad ar amj mental sepertinya cahyadi guy tidak dapat di laporkan perbuatannya padahal acmad, ar.amj memiliki kedudukan hukum yang sama di negara hukum namun terdapat perbedaan yang signifikan.

cahyadi guy dkk mengunakan alat negara untuk mengkriminalisasi achmad, ar. Amj dengan motifasi merampas harta benda achmad, ar.amj sehingga sampai detik ini upaya yang di tuduhkan terhadap saudara kami achmad ar. amj yang kini upaya hukum prapradilan pada tanggal 17 januari 2018 di pengadilan negri samarinda pun mendapatkan perhatian yang serius dari beberapa elemen masyarakat dan mahasiswa dari perhimpunan mahasiswa hukum indonesia cabang samarinda yang berdemonstrasi di depan pengadilan negri samarinda meminta agar achmad ar. amj yang di kriminalisasi mengunakan alat negara untuk mempejarakan yang mana seharusnya menjadi korban malah menjadi tersangka dari suatu perbuatan yang salah telah di sangkakan terhadap achmad, ar. amj.

proses prapradilan yang seharusnya dan sejatinya 7 hari hanya di tetapkan 6 hari tanpa melihat fakta- fakta persidangan yang mana achmad ar amj sebagai pemohon sudah menghadirkan saksi yang mana mengetahui bahwa acham,ar amj itu tidak bersalah dan hakim menolak kasaksiannya karna tidak mendapatkan surat izin tugas dari tempat dia bekerja namun kesaksiannya tersebut untuk keadilan dan kebenaran tapi hakim berpendapat yang berbeda dan seakan-akan prapradilan tersebut sudah terkonsulidasikan.

bahwa kami berharap tidak ada lagi kebatilan di negara republik indonesia yang mencederai keadilan masyarakat, sehingga kami membutuhkan perhatian bapak untuk memberikan rasa berkeadilan dan berprimanusiaan di negara hukum sesuai konstitusi pasal 1 ayat 3 Undang-undang dasar 1945. atas perhatian kami ucapkan Terimakasih.