Forum terbuka antara BAWASLU RI, KPU RI, Jokowi dan Prabowo

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


17 April 2019 adalah hari dimana seluruh rakyat Indonesia memilih Presiden dan wakil Presiden serta wakil-wakil rakyat  yang mereka percayai mampu untuk membawa Indonesia lebih baik. 

Pemilihan Umum serentak yang diadakan oleh KPU RI ini menimbulkan banyak sekali polemik dari kotak suara kardus hingga 17,5 juta dpt siluman, dan puncak polemik tersebut adalah pengumuman pemenang pemilihan Presiden pada selasa 21 Mei 2019, pihak pasangan calon 02 yaitu Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno merasa janggal dengan pengumuman resmi hasil rekapitulasi suara nasional tersebut dan merasa pada pemilihan Presiden ini terdapat kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif sehingga mereka menolak seluruh hasil rekapitulasi suara pemilihan Presiden 2019.

Hal ini membuat para pendukung pasangan calon 02 yang merasa terdapat kecurangan pada pemilihan presiden kali ini melakukan aksi damai didepan kantor BAWASLU RI dan KPU RI, aksi damai ini berujung ricuh dan mengakibatkan 6 orang meninggal dunia dan lebih dari 200 orang mengalami luka-luka.

Tragedi demokrasi ini membuat rakyat terpecah belah,  ada pro dan kontra sebagian mendukung hasil KPU RI dan sebagian menolak dan menyatakan tidak percaya kepada KPU RI.

Dengan melihat kondisi bangsa saat ini mendorong saya untuk membuat petisi "Forum terbuka antara KPU RI, BAWASLU RI, Jokowi dan Prabowo", hal ini bukan hanya bertujuan untuk membuktikan siapa yang benar diantara mereka tapi hal ini bertujuan untuk memperjelas permasalahan yang terjadi sehingga rakyat mengetahui kebenarannya dan kepercayaan rakyat terhadap pemerintah kembali hadir.