Jokowi & M Hanif Dhakiri, selesaikan kasus PHK buruh PDK & PHK Buruh Freeport Indonesia

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.000.


" PHK ADALAH KEJAHATAN KEMANUSIAN YANG DIBIARKAN PEMERINTAH"

Kasus PHK 1300 buruh PDK ( pembuat sepatu Adidas & Mizuno ) sudah berlangsung hampir 7 tahun. Salah satunya point dalam Rekomendasi ILO  menyatakan bahwa " pemerintah harus memastikan buruh harus mendapatkan pesangonnya". Tetapi Kemenaker hanya menjadi fasilitator saja dalam setiap pertemuan, pemerintah Indonesia tidak  memberikan perlindungan bagi buruh. 

10 Februari 2017 PT FI memecat 10 persen buruh dari total 12 ribu buruh tetap dan 20 ribu buruh kontrak dengan modus furlough. Istilah furlough tidak dikenal dalam peraturan perundangan. Buruh dirumahkan dengan cara sewenang-wenang: tidak ada kriteria yang jelas, tanpa perundingan, dipaksa dan diwarnai kekerasan

Dampak PHK dari kedua kasus itu adalah : 

- Satu orang buruh PDK meninggal dan 33 orang buruh FI meninggal 

- Tiga orang buruh PDK dan 32 orang buruh FI diusir dari kontrakan karena tidak mampu membayar uang sewa.

- Enan orang anak buruh PDK dan 33 keluarga buruh FI tidak mampu mengakses pendidikan ( putus sekolah )

- 12 kali buruh PDK aksi didepan kemenaker dan sudah dua bulan buruh FI datang ke Jakarta tetapi tidak ada kejelasan atas nasibnya.

Dari dampak PHK diatas kita bisa simpulkan bahwa PHK adalah merupakan " Kejahatan Kemanusiaan " yang sekarang diamini oleh pemerintah

Untuk itu menuntut Presiden Joko Widodo dan Menteri M Hanif Dhakiri untuk : 

1. Segera menyelesaikan kedua kasus diatas ( Kasus buruh PDK & Freeport Ind)

2. Jalankan Rekomendasi ILO atas kasus buruh PDK

3. Pekerjakan kembali buruh Freeport Indonesia

4. Pemerintah memberikan perlindungan bagi buruh dari PHK ilegal yang dilakukan pengusaha.

 



Hari ini: Kokom mengandalkanmu

Kokom Komalawati membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Joko Widodo dan M Hanif Dhakiri: Jokowi, M Hanif Dhakiri, selesaikan kasus PHK buruh PDK & PHK Buruh Freeport Indonesia". Bergabunglah dengan Kokom dan 587 pendukung lainnya hari ini.