DUKUNG ICW DESAK PRESIDEN BERHENTIKAN YASONNA LAOLY

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Gagalnya Kepemimpinan Menteri Yasonna Laoly dan Dirjen Sri Puguh Budi Utami 

Kejadian Di Lapas terulang lagi, sekarang Sel Mewah Setya Novanto yang terpublikasi oleh Media.. 

Dulu katanya mau dibenahi, tapi..

Di Medan Pegawai Lapas jadi pengedar sabu..

ini jelas ada kepemimpinan yang bobrok.


Kasus-kasus lain di Ditjen Pemasyarakatan meliputi:
Beberapa kasus-kasus pelarian napi dari Januari 2016 sampai Juli 2018 ini:

  1. 3 Januari 2016: Seorang napi bernama Eko Supriadi (23) kabur dari Lapas Klas II B Tanjungpandan, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung.
  2. 13 Maret 2016: Tujuh napi berhasil melarikan diri dari Lapas Kelas IIA Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor;
  3. 14 April 2016: Dua napi melarikan diri dariLapas Kelas II A Cibinong Pondok Raje;
  4. 23 April 2016: Dua napi narkoba melarikan diri dari Lapas Lhoksukon, Aceh Utara;
  5. 26 April 2016: Seorang tahanan bernama Melani alias Gladis yang mengaku keponakan Menkum dan HAM, Yasonna Laoly kabur saat sedang bersama Kepala Lembaga Pemasyarakatan Wanita Kelas II A Bandung;
  6. 2 Mei 2016: Tiga napi kabur dari rumah tahanan Baturaja, Kabupaten OKU, Sumsel;
  7. 7 Juli 2016: Napi narkoba Saman Hasan alias Messi, asal Turki kabur dari Lapas Besi Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah;
  8. 10 Mei 2017: 473 Tahanan Kelas II-B Sialang Bungkuk, Pekanbaru.
  9. 22 Juli 2018: Puluhan narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Doyo, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua, melarikan diri pada Minggu pagi.

Beberapa kasus kerusuhan di beberapa lapas dari Januari 2016 sampai Juli 2018 ini:

  1. Lapas Kelas IIB Kuala Simpang, Aceh Tamiang, 21 April 2016: Para napi yang berjumlah 480 orang dari kapasitas 150 orang mengamuk karena tidak setuju dengan kebijakan lapas dengan membakar bangunan sejumlah bangunan di lapas;
  2. Lapas Kelas II A Kota Denpasar (Lapas Kerobokan), 21 April 2016, rusuh dipicu adanya pelimpahan tersangka kasus bentrokan organisasi massa (ormas) Laskar Bali di Jalan Tengku Umar, Denpasar;
  3. Lapas Narkoba Kelas IIIA Banceuy Bandung, 23 April 2016: Dipicu dengan tewasnya seorang napi di lapas, ratusan napi mengamuk dengan membakar bangunan lapas sampai rata dengan tanah;
  4. Lapas Gorontola Kelas IIA, Sulawesi Utara, 1 Juni 2016, dipicu kejadian ada polisi yang mendendang seorang napi, para napi mengamuk, dan sempat menguasai lapas selama sehari;
  5. Lapas di Bengkulu,25 Maret 2016: Kerusuhan dan pembakaran gedung bermula dari penggeledahan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu. Saat penggeledahan 259 tahanan yang mengisi Lapas itu melawan. Mereka membakar habis blok A, B dan C, kecuali blok wanita.
  6. 21 Maret 2018 Ratusan napi di lapas kelas 1 Cirebon rusuh dengan petugas Lapas.


Kedua sistem imigrasi online yang tidak memberikan solusi dan mempermudah akses pembuatan paspor secara cepat dan transparan kepada masyarakat dikarenakan kendala sistem online di beberapa kantor imigrasi contohnya kantor imigrasi Depok. Sudah mencoba untuk sign up atau mendaftar tapi sampai petisi ini dibuat tidak ada email validasi akun ke email saya. Selain itu ada berbagai sistem pengurusan paspor yang berbeda, contohnya imigrasi bogor yang menggunakan sistem whats up, karena sistem pembuatan paspor yang berbeda-beda menyebabkan masyarakat menjadi binggung.


Ketiga Yasonna sudah berkali-kali diperiksa sebagai saksi proyek e-KTP dengan dugaan menerima 84.000 dollar AS ketika dia menjabat sebagai anggota komisi II DPR RI, hal ini terungkap dalam surat dakwaan jaksa KPK terhadap dua terdakwa mantan Pejabat Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Irman dan Sugiharto.


Dengan permasalahan diatas apakah masih pantas seorang Yasonna Laoly dan Sri Puguh Budi Utami menjabat di Kementerian Hukum dan HAM?

Jika anda sependapat dengan saya, mohon isi petisi ini.. Agar Presiden memberhentikan dia, karena Yasonna Naoly bilang itu urusan Presiden kalau mau copot saya.
MARI DUKUNG #ICW
 

 



Hari ini: Abdul Rachmat mengandalkanmu

Abdul Rachmat Ariwijaya membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Joko Widodo: COPOT YASONNA LAOLY". Bergabunglah dengan Abdul Rachmat dan 168 pendukung lainnya hari ini.