Copot Kadis Dukcapil Minahasa Selatan

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Beredar percakapan melalui Whatsapp yang diduga melibatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Minahasa Selatan yang melakukan penyalahgunaan wewenang dengan menugaskan atau menempatkan beberapa orang pendukung salah satu calon Bupati dan wakil bupati dan calon gubernur dan Wakil gubernur untuk bertugas di Kantor Dinas Dukcapil dengan tujuan untuk menguntungkan paslon tertentu dalam pilkada 2020. Padahal orang-orang tersebut bukan pegawai dikantor tersebut. Hal ini tentu mencederai prinsip berdemokrasi yang baik dan pelanggaran terhadap netralitas ASN