Bubarkan FPI

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Front Pembela Islam (FPI) dibawah pimpinan Habib Rizieq secara terang-benderang di dalam video yang beredar di media menghina Pancasila, melarang anak-anak sekolah menghormat bendera Sang Saka Merah Putih, mencaci maki bapak Presiden, dan masih banyak lagi tindakan serta perkataan yang mendiskreditkan kehormatan dan martabat konstitusi. NKRI berdiri karena Konstitusi UUD 1945, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika, bukan berdiri karena Piagam Jakarta. Indonesia berdiri karena perjuangan para pahlawan bukan hanya dari 1 agama mayoritas tetapi dari 4 agama minoritas lainnya. Indonesia menjunjung tinggi kebudayaan Nusantara bukan budaya dari Arab, Yahudi, Barat. Indonesia dibangun dengan gotong-royong bukan perpecahan. Indonesia adalah Negara Hukum bukan negara agama! Artinya Hukum tidak boleh diintervensi oleh kepentingan sekelompok orang yang mengatasnamakan agama. Hukum mengenal asas praduga tidak bersalah bukan belum diproses hukum sudah diintervensi agar dipenjarakan. Perilaku FPI yang membawa perpecahan antara anak bangsa sudah meresahkan sebagian besar masyarakat Indonesia. FPI diduga kuat menjadi alat politik dengan membawa agama mayoritas sebagai senjata dalam menekan pemangku kebijakan. Ini tidak boleh dibiarkan begitu saja. Apakah yang terhormat bapak Presiden memiliki banyak pertimbangan untuk membubarkan FPI? Rakyat Indonesia yang masih mencintai konstitusi sangat berharap agar bapak dapat membubarkan FPI di periode pertama dan periode kedua nanti jika bapak memimpin kembali Indonesia. Jika bukan bapak Presiden yang membubarkan, suatu hari kelak akan muncul satu Presiden yang berani untuk membubarkan FPI. Jayalah Indonesiaku, jayalah negeriku.