Blokir dan Boikot Metro TV Karena Terbukti Fitnah Ulama

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Independensi media dalam menyuguhkan informasi kepada publik sangat diperlukan agar tercipta tujuan media dalam membantu program pemerintah yang tertuang dalam Undang-Undang 1945 (UUD 45) yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

Namun, belakangan banyak media maenstream yang justru melanggar kode etik jurnalistik dengan memuat berita baik judul dan isi tidak sesuai dengan fakta. Al-hasil media tersebut memyebarkan berita fitnah dan hoax yang saat ini tengah gencar diperangi pemerintah.

Pada Aksi 112 kemarin, Metro TV memberi judul berita yang tidak sesuai dengan fakta. Saat itu, Metro TV mengambil nara sumber ulama dari Cirebon, Buya Yahya. Dalam tagline berjudul : Ulama Cirebon Imbau Warga Tak Ikut Aksi 112. Simak video berikut:

https://youtu.be/4Vv08rvvBYI

Atas pemberitaan tersebut, pihak nara sumber (Buya Yahya) merasa dirugikan dan menilai berita dari Metro TV bisa menimbulkan perpecahan dan meresahkan umat. Dengan membuat pernyataan klarifikasi dari Buya Yahya, jelas sudah, Metro TV menebar berita "HOAX" yang membahayakan. Berikut klarifikasinya:

https://youtu.be/Avd3-0MfzEg

Untuk itu, kami meminta Presiden, Kemenkominfo, dan Dewan Pers meninjau ulang penerbitan Metro TV dan segera memblokir media tersebut. Mohon dukung petisi ini. Terima Kasih!

 



Hari ini: Biren mengandalkanmu

Biren Muhammad membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Joko Widodo: Blokir dan Boikot Metro TV Karena Terbukti Fitnah Ulama". Bergabunglah dengan Biren dan 27 pendukung lainnya hari ini.