Bangun Monumen Berisi Nama Dokter, Perawat, Nakes yang Wafat Dalam Perang Melawan Covid-19

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Virus corona terbukti membunuh. Namun para dokter, perawat dan tenaga kesehatan terus maju ke medan perang. Semboyan mereka sama dengan pejuang kemerdekaan, “merdeka atau mati”. Istri, suami, anak dan keluarga besar mereka ikhlas dan siap sedih.

Kadang akal berpikir untung rugi  “kalau saya mati bagaimana?”. Tetapi hati kecil pasti mengabaikan itu. Sumpah profesi, kode etik, wajah pasien, panggilan nurani telah mengokohkan tekad untuk siap mati. “Mereka ingin lahir Indonesia baru yang sadar kesehatan setelah kematian mereka”.

Per tanggal 11 April 2020, sudah 25 dokter, 10 perawat meninggal dunia dalam perang melawan corona?, Namun tenaga kesehatan lainnya justru makin berani bertempur. Mereka berpita hitam, tanda duka sekaligus siap perang. Bukan hanya tenaga, banyak sekali saran, pikiran yang diberikan ahli kesehatan masyarakat, dokter, perawat untuk pertempuran melawan corona.

Sebab itu, kami mengusulkan pembangunan monumen atau prasasti kesehatan yang berisi nama para dokter, perawat, petugas rumah sakit dan tenaga kesehatan lainnya yang meninggal dunia dalam perang melawan Covid-19.

Monumen biasanya berbentuk bangunan, sedangkan prasasti adalah semacam piagam yang tertulis pada batu, tembaga. Biayanya tidak besar, namun akan berdampak besar untuk kehidupan anak cucu kita selanjutnya.

Biaya bisa dari urunan warga maupun pajak warga yang dikelola pemerintah. Kami juga akan melakukan penggalangan dana lewat kitabisa.com dan aplikasi sejenis. Monumen atau prasasti dapat dibangun setelah kita menang melawan corona, dan kemenangan memerlukan gotong royong. Kita bisa dijajah 350 thn oleh “corona” kalau tidak bersatu

Usulan ini kami tujukan kepada Presiden, 34 Gubernur dan 514 Kepala Daerah (Kota/Kabupaten) di NKRI para aktivis, dan siapapun yang peduli.

Salam Hormat, Hariqo Wibawa Satria, Direktur Eksekutif Komunikonten, Penulis Buku Seni Mengelola Tim Media Sosial, Jakarta, 11 April 2020