Petisi ditutup

Seorang Pemuda dituduh Aparat dan dihukum 4 tahun penjara

Petisi ini mencapai 30 pendukung


Peristiwa ini menimpa seorang pemuda asal Bekasi bernama Bagas Dwi Saputra. Dia yakin sekali telah dituduh oleh Anggota Aparat. Kejadian ini bermula tanggal 26 Mei 2016, saat itu Bagas dengan 3 orang temannya sedang berkumpul disebuah Warung Kopi di jalan Mekarsari Bekasi. Lalu sekitar pukul 19:30 ketik mereka sedang asyik mengobrol tiba-tiba datang 7 orang pria (tanpa tanda pengenal). Ada 2 orang masuk kedalam warung dan sisanya menunggu diluar, lalu tiba-tiba 1 orang dari luar membawa helm milik Bagas dan menunjukan sebuah bungkusan plastik kecil, yang ternyata bungkusan itu berisikan Narkoba.Setelah itu Bagas dibawa ke sebuah kantor Polisi, dan disitu Bagas mengaku telah terjadi tindakan penganiayan dalam penyidikan, dia dipaksa mengaku bahwa bungkusan tersebut adalah miliknya. Padahal dari tes urine pun hasilnya Negatif bahwa Bagas pemakai narkoba. Ketiga teman Bagas pun dipaksa untuk menandatangani surat BAP rekayasa. Kejanggalan selanjutnya dari peristiwa ini adalah saat dilakukan penangkapan pihak Polisi pun tidak memberitahu kepada Orang Tua Bagas. Dari pengakuan Sulastri (orang tua Bagas) bahwa dia tidak diberi info apapun tentang penangkapan anaknya, lalu dia mencari informasi sendiri tentang keberadaan anaknya yang sudah 3 hari tidak pulang, akhirnya dia mendapat info bahwa anaknya ditangkap dan dibawa ke sebuah kantor Polisi, lalu saat dia tiba dikantor Polisi tersebut, betapa kagetnya Sulastri melihat anaknya yang sudah babak belur. Itulah cerita dari Kejadian ini

Dari kejadian itu, pada bulan Januari 2017 Bagas dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 4 tahun penjara, dia tidak bisa berbuat banyak. Ibunya hanya seorang penjual nasi uduk dan ayahnya meninggal saat Bagas masih kecil. Kini Bagas mendekam di LP Bulak Kapal Bekasi.

Tujuan saya disini adalah untuk meminta dukungan dari masyarakat luas untuk teman saya Bagas Dwi Saputra dalam kasus penuduhan, penzoliman dan kecacatan hukum yang menimpa beliau. Saya yakin 100% ahwa Bagas tidak sedikitpun bersalah, banyak sekali kejanggalan dalam Kasus ini. Jujur saya sebagai teman tidak tahu harus menolong dengan cara seperti apa, mungkin petisi ini akan membuat harapan baru bagi Bagas untuk bisa terlepas dari kasus yang menimpanya

Saya mohon maaf apabila petisi ada kesalahan, sekian dan Terima Kasih



Hari ini: Bimo mengandalkanmu

Bimo Ismail membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Joko Widodo: Ada Apa Dengan Aparat? (Kisah dr seseorang yang direnggut masa depannya)". Bergabunglah dengan Bimo dan 29 pendukung lainnya hari ini.