8 Tahun ketidakadilan di 35 Perguruan Tinggi Negeri Baru dibawah Kemenristekdikti

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Sebanyak 35 Perguruan Tinggi swasta secara berangsur angsur sejak tahun 2010 telah diambil alih pengelolaanya oleh Pemerintah. Mulai sejak saat itu perlahan namun pasti ketidakadilan diterima oleh Dosen dan Pegawai yang telah merintis pembentukan perguruan tinggi di daerah dengan kategori 3T (Tertinggal, Terpencil dan Terbelakang). Namun apa yang terjadi, setelah Kampus sebagai rumah mereka diambil alih oleh pemerintah, ketidakadilan atas perlakuan pemerintah kepada dosen dan pegawai yang berjumlah lebih dari 3.691 orang terus merajalela. Masuknya pegawai dan dosen baru dengan kategori PNS menggusur posisi dosen dan pegawai yang usianya diatas 35 tahun. Dosen dan pegawai lama sedikit demi sedikit dihilangka  hak haknya, mulai dari gaji yang tidak sesuai standsr bahkan jauh dibawah UMK, tunjangan yang tidak sepadan dengan PNS hingga pelarangan untuk menduduki tugas tambahan sebagai bentuk pengembangan karir dan bahkan tidak mendapatkan THR maupun gaji 13 hingga saat ini masih terjadi. Nawa Cita Presiden Jokowi membawa angin segar, namun hingga memasuki 4 tahun pemerintah Jokowi JK angin segar itu tidak kunjung menghampiri nasib dosen dan pegawai di 35 PTN Baru. 



Hari ini: Adji Suradji mengandalkanmu

Adji Suradji Muhammad membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Joko Widodo: 8 Tahun ketidakadilan di 35 Perguruan Tinggi Negeri Baru dibawah Kemenristekdikti". Bergabunglah dengan Adji Suradji dan 39 pendukung lainnya hari ini.