Petisi ditutup

Kenaikan tarif Tol berkedok tarif terintegrasi dan ketidaksiapan penyelenggara Tol

Petisi ini mencapai 22 pendukung


Mulai tanggal 9 April 2017 tarif ruas tol tomang cikupa naik cukup signifikan dengan dasar Kepmen tarif terintegrasi padahal kalau kita lihat di lapangan yang terjadi adalah dis integrasi dimana yang tadi nya pembayaran jadi satu di gerbang tol karang tengah diubah menjadi pembayaran di masing masing pintu tol (dis integrasi) (hal yang aneh). kenaikan yang signifikan adalah ruas tol Tomang - kb jeruk dan meruya dari 2.500 menjaga 7000.( hampir 300% ). Alasan agar jalan tol lebih gunakan untuk jarak jauh sangat lah dibuat buat dimana kondisi sekarang jalan tol sudah merupakan kebutuhan transportasi sehari hari. Sementara itu kondisi sarana dan prasarana belum siap, pintu tol masih dalam masa konstruksi yang sangat membahayakan pemakai jalan dan pekerja, dan juga menimbulkan kemacetan yang luar biasa. Dari tulisan ini saya ingin kepmen Mentri PUPR tersebut di tinjau ulang kerena sangat merugikan konsumen pemakai jalan dan waktu pemberlakuan nya tidak mengindahkan faktor keselamatan. Mari lah kita mengajari pemerintah agar bisa mengeluarkan kebijakan lebih bijak mempertimbangkan seluruh aspek tidak mengejar keuntungan pemasukan keuangan semata.

 



Hari ini: hidayat mengandalkanmu

hidayat turahim membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Jasa Marga: Kenaikan tarif Tol berkedok tarif terintegrasi dan ketidaksiapan penyelenggara Tol". Bergabunglah dengan hidayat dan 21 pendukung lainnya hari ini.