Izinkan Ojek Aplikasi Tetap Beroperasi di Pekanbaru!!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Hari ini belum genap Dua bulan, salah satu layanan transportasi Ojek berbasis aplikasi  besutan anak Negeri hadir di Kota Pekanbaru, itu artinya belum genap dua bulan juga saya merasakan kemudahan untuk pergi ke suatu tempat, untuk mengirim barang, juga membeli mkanan dan minuman yang juga ditawarkan oleh layanan ini, tentu dengan pelyanan yang cukup memuaskan dan harga terjangkau. 

Senang rasanya, layanan transportasi yang begitu fenomenal ini akhirnya hadir di Kota Tercinta, Kota pekanbaru, kalau boleh mengutip jargon Pak Wali, Kota Madani. Awalnya saya hanya bisa Membaca di Internet dan Menonton di televisi bagaimana respon positif masyarakat di berbagai daerah tentang Layanan Transportasi ini, penasaran, iri dengan masyarakat daerah lain yang lebih dulu dapat merasakan layanan antar jemput orang, makanan, barang dan layanan lainnya hanya dengan modal "klik", begitu mudah dan juga murah.

Tapi semua kegembiraan dan kemudahan tadi agak terusik dengan beberapa berita yang saya baca hari ini, Antara Lain :

`1. http://regional.liputan6.com/read/2963051/pekanbaru-tolak-terbitkan-izin-operasi-ojek-dan-taksi-online

2. http://www.antaranews.com/berita/631044/gojek-dan-uber-pekanbaru-akan-dirazia

dan di berbagai lini masa sosial media.

Singkat cerita, Layanan Ojek Berbasis aplikasi yang sudah saya atau mungkin juga masyarakat pekabaru lainnya tunggu akan sulit atau bahkan mungkin tidak akan beropresai lagi di kota pekanbaru.

Jadi, Lewat Petisi ini, tanpa mengurangi rasa hormat saya, saya pribadi dan mewakili pengguna layanan ojek aplikasi ini, meminta sedikit saja pertimbangan dan kebijakan bapak & ibu pemangku jabatan di kota yang sama-sama kita cintai ini, agar juga memikirkan hak kami untuk mendapatkan pilihan dalam menentukan layanan tranportasi mana yang kami inginkan. Bukankah setiap keputusan yang bapak ibu buat seharusnya keputusan yang memihak dan melindungi semua kepentingan? baik itu pengusaha transportasi konvensional, supir transportasi konvensional, pengusaha ojek aplikasi, driver ojek aplikasi, dan yang paling terpenting masyarakat pengguna transportasi.

Apalah bijaknya sebuah keputusan jika hanya memihak satu atau dua golongan tapi merugikan yang lain.

Setau saya, Ojek bukan hal yang baru di negara kita ini, sudah ada puluhan tahun yang lalu, kita sebut saja ojek konvensional, dan saya sedikit heran, ojek konvensional ini sudah ada dari puluhan tahun yang lalu, kok gak ada ribut-ribut sama jasa transportasi lain ya? kok Gak ada razia-razia tukang ojek konvensional ya? kok pemerintah gak ribet kayak sekarang ya? tp sudahlah. kita lanjut soal ojek konvensional ini, mereka biasanya punya tempat sendiri untuk menunggu penumpang, biasanya di ujung jalan, dan bagi pengguna yang ingin menggunakan ojek ini, pennguna harus datang ketempat dimana para tukang ojek menunggu penumpang, itu juga belum tentu ada, bisa jadi lagi ngantar penumpang lain atau jika beruntung bisa ketemu di jalan, atau lebih canggih sedikit dengan cara menelpon ojek tersebut, juga belum tentu dia mau atau bias jemput, bukan hanya disitu masalahnya, harga juga agak kurang bersaing, saya pernah sedang buru-buru pakai jassa ojek dari Rumah sakit Umum Arifin Achmad ke Jalan ronggo warsito itu diminta 30 ribu. wow banget buat anak kosan seperti saya, tiga kali makan plus 1 teh es.

Nah,Ojek Berbasis aplikasi ini pada dasarnya sama dengan ojek konvensional, cuma beda dicara pemesanan yang lebih canggih, lebih mudah dan ketersidaan driver lebih banyak, juga lebih aman, bisa komplain, dan lebih murah, kadang samapi ada promo-promo. tak cukup sampai di situ, selain antar jemput orang, juga bisa antar jemput barang, bahkan mau pesan makan dan minuman di tempat yg kita inginkan juga bisa, di manapun dan kapanpun selama masih dalam jangkauan layanan. Nyaman sekali menggunakan layanan ini.

Perkembangan Teknologi tak akan bisa kita hidari bapak ibu, setiap Tahun, Bulan, Minggu, Hari Jam, Menit bahkan setiap detik selalu ada kemajuan. Kita hanya bisa memilih mana yang bermnafaat, dan menyesuaikan diri dengan setiap perkembangannya, dan sifatnya perkembangan teknologi pastilah untuk mempermudah kehidupan manusia, jangan alih-alih menolak apa lagi anti, makin tertinngal kita.

Bapak ibu, hadirnya ojek berbasis aplikasi ini bukan hanya mempermudah dan memberi pilihan baru untuk masyarakat, tapi juga menciptakan lapangan pekerjaan baru, tidak hanya itu, UKM makanan dan minuman di pekanbaru juga akan lebih mudah untuk mempromosikan dan menjual produk mereka lewat layanan pesan antar yang ada di ojek aplikasi ini. dan mungkin juga ada kelibihan lain yang saya belum tahu. orang belum juga dua bulan.

jika memang ada beberapa masalah saat layanan ini hadir di kota kita,menurut saya itu hal wajar, dalam setiap perubahan pasti akan selalu ada masalah, tapi masalah kan bisa kita selesaikan dengan duduk bersama, bersama di sini maksudnya semua pihak ya bapak ibu. seperti pemerintah, pengusaha, pekerja dan masyarakat pengguna Transportasi.

Mungkin hanya ini yang dapat saya sampaikan untuk sekarang, besar harapan saya agar bapak ibu dapat mempertimbangkan petisi ini.

Maaf jika ada kata atau kalimat yang kurang atau tidak berkenan saat bapak ibu membaca petisi ini dan membuat bapak ibu merasa tersinggung, sungguh tak ada niat untuk itu.

Semoga bapak Ibu Selalu Sehat, dimudahkan Rezeki dan selalu diberkati Tuhan, amin.

 "Jangan takut dengan perubahan, kita mungkin kehilangan sesuatu yang baik, namun kita akan memeperoleh sesuatu yang lebih baik" -NN-

Hormat saya,

Bambang Sumarta

 

 

 



Hari ini: Bambang mengandalkanmu

Bambang Sumarta membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Izinkan Ojek Aplikasi Tetap Beroperasi di Pekanbaru!!". Bergabunglah dengan Bambang dan 61 pendukung lainnya hari ini.