Petition Closed

Tenyata ada fakta penting bahwa IOM Indonesia mempekerjakan staff asing dengan hanya berbekal visa kunjungan bukan visa ijin kerja, (fakta berbicara, NB, pimpinan IOM Makassar HANYA MEMILIKI VISA KUNJUNGAN, dan mereka dibayar dengan gaji diatas seratus juta berbanding sangat jauh dengan para staff lokal kita. bahkan gaji seorang penterjemah asing diatas Rp.50an juta, sedangkan staff penterjemah Indonesia hanya didasarkan pada Grade levelnya dengan gaji Rp. 7 jutaan.  Dilain pihak, dengan semakin banyaknya staff asing bekerja di IOM Indonesia, maka peluang untuk penyerapan tenaga kerja Indonesia akan semakin kurang. IOM Indonesia memanfaatkan hubungan kerjasama dengan pihak Dirjen Imigrasi dan Polri utk tidak memantau para pekerja asing yg bekerja di IOM Indonesia, akhirnya hampir semua jabatan penting dipegang oleh staff asing, walau kualitas mereka tidak terlalu menonjol dibandingkan dengan staff Indonesia. Oleh karena kita, kami meminta pihak Kemenlu, Kemenkumham (Dirgen Imigrasi), Kemenakertrans untuk menindak tegas IOM yang sudah melecehkan hukum Indonesia serta menyalahgunakan hubungan kerja sama dengan pemerintah Indonesia selama ini. Hentikan juga perekrutan tenaga asing yang tidak memiliki kompetensi serta kualitas, agar anak bangsa bisa lebih terserap untuk bekerja di IOM Indonesia. Bangkitkan Nasionalisme para anak bangsa kita dan hancurkan neo kolonisme di IOM Indonesia oleh para tenaga asing.

Letter to
IOM Indonesia
Saya baru saja menandatangani petisi berikut ini tertuju kepada: IOM Indonesia.

----------------
HENTIKAN PEREKRUTAN TENAGA ASING

Tenyata ada fakta penting bahwa IOM Indonesia mempekerjakan staff asing dengan hanya berbekal visa kunjungan bukan visa ijin kerja, (fakta berbicara, Nelson Bosch, pimpinan IOM MakassaR HANYA MEMILIKI VISA KUNJUNGAN, dan mereka dibayar dengan gaji diatas seratus juta walaupun hanya seorang penterjemah. Dilain pihak, dengan semakin banyaknya staff asing bekerja di IOM Indonesia, maka peluang untuk penyerapan tenaga kerja Indonesia akan semakin kurang. IOM Indonesia memanfaatkan hubungan kerjasama dengan pihak Dirjen Imigrasi dan Polri utk tidak memantau para pekerja asing yg bekerja di IOM Indonesia, akhirnya hampir semua jabatan penting dipegang oleh staff asing, walau kualitas mereka tidak terlalu menonjol dibandingkan dengan staff Indonesia
----------------

Salam,