Menteri ESDM Ignasius Jonan Harus Lebih #MenghargaiProfesi Pengamat Gunungapi

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Pada tanggal 6 Agustus 2019, banyak berita di media daring muncul dan memberitakan Menteri ESDM Pak Ignasius Jonan mengancam akan memutasi pegawainya jadi pengamat/ penjaga gunungapi bila tidak bekerja dengan baik. Ancaman tersebut bermula saat Pak Jonan mengkritik sistem IT yang ada di Kementerian ESDM. Lantas apakah orang-orang yang menjadi pengamat/ penjaga gunungapi atau ahli vulkanologi saat ini tidak bekerja dengan baik? Apakah profesi mereka ada di strata paling bawah Kementerian ESDM?

Menurut hemat saya sebagai seorang geosaintis muda, kalimat yang dilontarkan Menteri ESDM kurang tepat, malahan menjadi meremehkan Lembaga yang berada di bawah Kementerian ESDM sendiri yakni Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), serta mengecilkan profesi seorang ahli vulkanologi atau penjaga gunungapi atau pengamat gunungapi. Di Negara Jepang dan beberapa negara lain justru seorang ahli Vulkanologi atau pengamat gunungapi sangat dihargai karena keilmuannya dan pengabdiannya untuk khalayak ramai. Kenapa di Indonesia malah diremehin sama Menteri yang bertanggung jawab?

Mengingatkan kalian kalau Indonesia adalah Negara yang terbentuk karena tubrukan antar 3 lempeng besar, itulah yang menyebabkan Indonesia memiliki 127 Gunungapi aktif, 295 sesar aktif dan 128 cekungan migas. Kalau tidak ada gunungapi aktif, tidak mungkin Indonesia punya tanah yang subur. Seharusnya Indonesia memiliki banyak ahli vulkanologi/ pengamat gunungapi untuk menjaga tiap-tiap Gunungapi, seperti hal nya di Jepang, 1 Professor untuk 1 Gunungapi. 

Pesan yang ingin saya sampaikan untuk Pak Menteri ESDM Ignasius Jonan adalah:

  1. Jangan pernah meremehkan pekerjaan orang lain, meremehkan pekerjaan seseorang berarti melukai semangat orang untuk berkarya, bagaimana Indonesia mau punya banyak ahli vulkanologi kalau selalu dikecilkan?
  2. Lewat pekerjaan itu (ahli vulkanologi/ pengamat gunungapi/ penjaga gunungapi), Tuhan memberikan mereka berkah, dan dengan meremehkannya berarti anda telah memandang rendah kuasa-Nya
  3. Tidak ada pekerjaan yang pantas dipandang sebelah mata. Seremeh apapun itu, ada waktu dan tenaga yang dikorbankan di dalamnya.
  4. #MenghargaiProfesi, meremehkan seseorang karena pekerjaannya berarti kamu memandang rendah banyak orang yang juga menjalaninya.
  5. Coba lihatlah diri sendiri sebelum meremehkannya. Apakah kamu lebih bermanfaat dari dia dan pekerjaannya?

Maka dari itu saya meminta agar Pak Menteri ESDM bisa lebih #MenghargaiProfesi pengamat gunungapi/ ahli Vulkanologi dan jangan pernah mengecilkan pengamat gunungapi. Ayo perbaiki kata-kata Anda Pak!