Hukum Berat Penembak #74peluru Orangutan dan larang penjualan Senapan Angin Secara Bebas.

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.000.000.

Michaela Pixová
Michaela Pixová menandatangani petisi ini

Hari ini saya melihat foto paling menyedihkan di media sosial: seekor ibu orangutan dengan 74 peluru senapan angin di sekujur tubuh dan anaknya yang mati terkulai saat dievakuasi dari sebuah perkebunan di Subulussalam, Aceh, provinsi tempat saya tinggal.

Foto-foto itu menghancurkan hati saya dan banyak orang yang peduli pada satwa. Kami semua geram, karena kekejaman terhadap satwa kembali terulang karena ulah manusia. Dan ini kasus kedua terjadi di Aceh untuk orangutan yang ditembak. Dan juga kasus lainnya pernah terjadi di Kalimantan, di mana orangutan menjadi sasaran tembak orang-orang tak betanggung jawab.

Saya tidak bisa membayangkan apa yang dipikirkan oleh orang yang telah memuntahkan peluru senapan angin itu ke sekujur tubuh si ibu orangutan. Apa dia tidak melihat ada bayinya yang sedang menangis ketakutan? Di mana nurani mereka yang melakukan? Saya tidak mau kita sebagai bangsa Indonesia menjadi orang-orang yang kejam, yang tidak peduli pada nasib satwa kita yang terancam punah.

Kita harus menghentikan kekejaman terhadap hewan-hewan ini. Senapan angin itu momok bagi hewan: burung, monyet, kijang, rusa, senjata yang bebas berkeliaran di mana-mana dan dimiliki oleh siapa saja. Bahkan anak-anak sering menggunakannya untuk menembaki burung untuk sekadar iseng. Orang-orang bebas membelinya dan tak ada yang mengawasi penggunaannya. Orang bisa menggunakan untuk berburu atau juga sekedar iseng.

Saya tahu sekarang ini HOPE (harapan), begitu nama yang diberi para penyelamat untuk si ibu orangutan, sedang berjuang dari masa kritisnya. Mungkin kita tidak bisa menyelamatkan anaknya, Tapi “harapan” masih terus berjuang untuk hidupnya.

Melalui kasus “Harapan” kita juga menitipkan pesan-pesan ke Presiden Jokowi, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Bapak Kapolri Tito Karnavian dan Gubernur Aceh agar tidak ada lagi satwa-satwa kita jadi korban kekejaman.

Kita harus menghentikan perdagangan secara bebas senapan angin, air soft gun atau apapun alat2 yang mengancam kehidupan satwa. Awasi secara ketat penggunaannya. Kita menuntut para pelaku bisa dihukum berat agar ini jadi pembelajaran bagi banyak orang untuk tidak melakukan hal yang sama terhadap satwa-satwa yang tidak bersalah.

Saya minta bantuan teman-teman untuk menandatangani dan menyebarkan petisi ini agar kekejaman ini tak terulang lagi.