Menggugat keputusan rapat presidium pengurus HMI cabang bengkulu

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Bissmillahirahmanirohim
Badan Pengelola Latihan (BPL) adalah badan khusus di HMI yang bersifat semi otonom terhadap struktur pimpinan (Pasal 44 ayat 2 ART HMI), yakni memiliki kewenangan dan keleluasaan dalam beraktivitas menjalankan tugas dan wewenangnya.
Bahwasannya, mengenai hasil rapat presidium yang dilakukan oleh Pengurus HMI Cabang Bengkulu 6 April 2019, terdapat banyak sekali kejanggalan, diantaranya:


1. Bahwa berdasarkan Pasal 7 butir c, Pedoman Badan Pengelola Latihan (BPL) yang menyebabkan anggota BPL kehilangan status keanggotaannya adalah:
a. Habis masa keanggotaan HMI
b. Meninggal dunia.
c. Mengundurkan diri
d. Diskorsing atau dipecat.
Namun Hasil Rapat Presidium Pengurus HMI Cabang Bengkulu memutuskan, memberhentikan personalia pengurus BPL dengan cara mengkarateker BPL dengan alasan rangkap jabatan yang dimiliki oleh personalia pengurus BPL, yakni sebagai Ketua Umum BPL Cabang Bengkulu dan Wabendum BPL PB HMI. Sehingga jelas terlihat bahwa alasan pemberhentian personalia pengurus BPL Cabang Bengkulu, tidak sesuai dengan Konstitusi HMI.


2. Alasan karateker tersebut, tidak mempunyai dasar hukum, yang mana kita ketahui bersama, alasan karateker ialah vakumnya kepengurusan sebuah lembaga.


3. Pengurus Komisariat, menolak secara seksama terkait alasan Pengurus HMI Cabang tidak menyetujui Musyawarah BPL untuk tidak dilaksanakan, dengan alasan menertibkan sistem. Bagian V tentang Organisasi dalam poin b Pasal 9 tertulis hubungan pengurus HMI setingkat dengan BPL HMI adalah Instruktif, tetapi Cabang dalam hal ini bukan untuk menyetujui atau tidak menyetujui musyawarah itu dilaksanakan.


4. Mengenai Skorsing dan Pemecatan, Pasal 8 butir c Pedoman Badan Pengelola Latihan telah mengatur “Mengenai skorsing/pemecatan dan tata cara pembelaan diatur dalam ketentuan tersendiri.” Merujuk pada Penjelasan Pasal 9 ART HMI yang mengatur mengenai Sanksi Anggota, menyatakan bahwa anggota yang dikenakan sanksi berupa skorsing/pemecatan diberikan kesempatan untuk membela diri dalam forum yang ditunjuk. Pengurus HMI Cabang Bengkulu, telah memberhentikan secara sepihak dan tidak memberikan kesempatan kepada personalia pengurus BPL Cabang Bengkulu untuk membela diri. Sehingga tindakan yang dilakukan oleh Pengurus HMI Cabang Bengkulu yakni memberhentikan personalia pengurus BPL Cabang Bengkulu cacat secara prosedur dan batal demi hukum.


5. Perihal mengenai ragkap jabatan, pengurus BPL Cabang Bengkulu dalam hal ini adalah ketua umum, pada tahun 2018 telah memberitahukan kepada Kabid PAO Cabang bahwa namanya tertera dalam kepengurusan BPL PB Periode 2018-2020. Namun pada saat itu Kabid PAO Cabang tidak mempermasalahkan hal tersebut, dan ketika BPL akan melakukan musyawarah, hal tersebut baru dipermasalahkan dan dijadikan sebagai alasan untuk memberhentikan Ketua Umum BPL Cabang Bengkulu. Sehingga sangat terlihat jelas bahwa tindakan cabang tersebut bermuatan politis semata.


6. Selain memberhentikan ketua umum BPL Cabang Bengkulu, Hasil Rapat Presidium juga menunjuk Saudara Ilham Juliandi yang tengah menjabat sebagai Wasekum Bidang PA Cabang sebagai PJ BPL Cabang Bengkulu. Hal tersebut sama sekali tidak rasional mengingat kepengurusan BPL yang masih berjalan aktif, sehingga ketika Ketua Umum BPL diberhentikan, maka yang seharusnya ditunjuk sebagai PJ berasal dari anggota BPL, bukan diluar keanggotaan BPL.


7. Kemudian, saudara Ilham Juliandi pun tidak memenuhi kualifikasi sebagai pengelola latihan HMI, yang mana tercantum dalam Pasal 7 Pedoman BPL tentang Syarat dan Keanggotaan yang dijelaskan lebih lanjut pada penjelasan Pasal 7 tentang Kualifikasi Pengelola Latihan HMI. Hal tersebut adalah suatu bentuk upaya intervensi yang dilakukan oleh pihak cabang terhadap urusan internal BPL Cabang Bengkulu, yang mana penujukan ini bersifat politis dan tidak mempertimbangkan alasan-alasan kepastian, keadilan dan kemanfaatan Perkaderan HMI cabang Bengkulu kedepannya.
Wassalamu'alaikum wr wb



Hari ini: HMI selingkup cabang bengkulu mengandalkanmu

HMI selingkup cabang bengkulu Yakusa membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "HMI selingkup cabang bengkulu: Menggugat keputusan pengurus HMI cabang bengkulu". Bergabunglah dengan HMI selingkup cabang bengkulu dan 70 pendukung lainnya hari ini.