Hilangkan stigma negatif terhadap gamer. Kami juga punya masa depan!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.000.


Sampai hari ini, masih banyak anggota masyarakat yang memandang gamer secara sebelah mata. Dianggap punya hobi yang tidak berguna, dituduh bodoh karena terlalu banyak main game, hingga yang paling parah: tidak punya masa depan!

Meski begitu, nama buruk gamer tidak muncul begitu saja tanpa sebab. Seperti yang kita tahu, stigma ini muncul karena adanya oknum gamer yang tidak bertanggung jawab, seperti mereka yang bolos sekolah untuk bermain game atau mencuri uang demi membeli produk game.

Tapi, perlu diiingat bahwa mereka adalah kelompok minoritas. Jumlah gamer yang berperilaku positif dan bahkan berprestasi tentu saja lebih banyak.

Ada mereka yang mengharumkan nama bangsa melalui perjuangan di jalur esport.

Ada mereka yang menghibur jutaan penggemarnya melalui siaran streaming dan konten game.

Ada mereka yang justru melangkah lebih jauh dengan membuat gamenya sendiri.

Kemudian, ada juga mereka yang menjadi mandiri secara finansial sekaligus membuka lapangan pekerjaan dengan menjadi pedagang produk-produk game.

Ini tentu belum termasuk gamer-gamer yang berprestasi di sekolah, gamer-gamer yang berkarya di bidang seni dan iptek, dan gamer-gamer lain yang menjalani hobi mereka dengan penuh tanggung jawab.

Mereka semua gamer, dan mereka semua punya masa depan.

Melalui petisi ini, itemku ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk mengubah cara pandangnya terhadap gamer. Mari, hilangkan stigma negatif terhadap gamer karena gamer juga berkontribusi secara positif terhadap masyarakat.

itemku pun mengajak jajaran pemerintah terkait: Menpora Imam Nahrawi, Mendikbud Muhadjir Effendy, dan Kepala Bekraf Triawan Munaf, untuk mendukung petisi ini, agar pesan yang dibawa dapat menjangkau lebih banyak orang.

Gamer Indonesia, ayo tanda tangani dan sebarkan petisi ini seluas-luasnya dan #BuktikanSekarang bahwa gamer juga punya masa depan!