TOLAK PENGGUSURAN PANGKALAN TRUK DAN RUMAH PENDUDUK PETAMANAN BANYUPUTIH BATANG

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Rencana pembangunan Islamic Centre Kabupaten Batang akan memberangus ruang hidup masyarakat yang selama ini menggantungkan hidupnya di area Pangkalan Truk Petamanan, Banyuputih, Kabupaten Batang.

Pangkalan Truk Banyuputih dibangun pada tahun 1977, selain di manfaatkan untuk area parkir truk, juga merupakan ruang hidup masyarakat, dimana Pemerintah Kabupaten Batang, memberi kebijakan  merekolasi warung-warung di pinggir jalan agar berjualan dan membangun tempat tinggal di area pangkalan truk petamanan Banyuputih. Pemerintah memberi kapling tanah sebesar 7x15 meter untuk di manfaatkan masyarakat membangun ruang hidupnya. 

Selama ini, Pangalan Truk Banyuputih sangat di butuhkan oleh masyarakat. para supir yang melintasi jalur pantura, dari surabaya-jakarta dan sebaliknya sangat membutuhkan pangkalan truk tersebut, untuk memarkirkan truknya dan beristirahat sejenak, apabila pangalan truk di gusur maka supir tidak bisa memarkirkan truknya,para supir akan memarkirkan truk di pinggir jalan yang itu berdampak pada keamanan kendaraan dan keselamatan para pengguna jalan. Masyarakat yang sejak tahun 1977 menetap dan mencari penghidupannya di Pangkalan Truk Banyuputih kini terancam kehilangan ruang hidupnya, karena wacana pembangunan Islamic Centre. 

Di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Batang akan menggusur ruang hidup masyarakat, apakah ini dapat dibenarkan?. Masyarakat dalam kondisi krisis ekonomi, sosial dan bahkan kesehatannya pun terancam. sedangkan pemerintah batang malah akan menggusur ruang hidup masyarakat tanpa memikirkan bagaimana masyarakat akan hidup setelah pemerintah menggusur ruang hidup masyarakat Pangkalan Truk Petamanan, Banyuputih.

Sehubungan dengan itu, dengan adanya petisi ini kami Rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Batang menyatakan: 

1.Menolak kesewenang-wenangan Pemerintah Kabupaten Batang yang akan menggusur ruang hidup masyarakat Pangkalan Truk Petamanan, Banyuputih 

2.Menolak penggusuran  ditengah Pandemi Covid-19.

3.Menuntut Bupati Batang agar memindahkan lokasi Pembangunan Islamic Centre dari Pangkalan Truk Petamanan Banyuputih ke lokasi lain yang tidak mengganggu dan memberangus ruang hidup masyarakat.