Lanjutkan Tunjangan Penambahan Penghasilan Bagi Guru SLB

0 have signed. Let’s get to 100!


Sejak diberlakukannya peraturan gubernur no.11 tahun 2017 pada 25 maret 2017, kami guru guru SLB (Sekolah Luar Biasa) se-Sumatera Utara kehilangan tunjangan penambahan penghasilan. Besarannya Rp 2 juta per bulan. Padahal tunjangan ini sudah kami terima sejak 2009.

Dengan diberlakukannya pergub ini, kami guru guru SLB yang jumlahnya ratusan orang di lebih 10 kabupaten kota, sangat dirugikan, karena penghapusan TPP sangat diskriminatif bagi guru SLB. 

Kedua, pergub ini dapat merusak persatuan dikalangan pegawai yang ada di sekolah, sebab ada yang menerima dan ada yang tidak. Di lain sisi UU no.14 tahun 2005 tentang guru dan dosen pasal 14 menyebut guru berhak memperoleh penghasilan diatas kebutuhan hidup minimum dan jaminan kesejahteraan sosial sesuai tugas dan prestasi kerjanya.

Kami guru sekolah luar biasa merupakan guru yang mendidik anak anak berkebutuhan khusus, guru SLB termasuk profesi yang tidak semua orang menjalaninya. Sementara sesuai pergub 11 tahun 2017 bab 1 pasal 2 no.12 mengatakan TPP adalah tambahan penghasilan yang diberikan kepada PNS dan CPNS berdasarkan beban kerja, tempat dan kondisi tugas serta kelangkaan profesi.

Karena itu kami mempetisi gubernur Sumatera Utara T.Erry Nurady untuk :

1. Merevisi Pergub No.11 tahun 2017 dan memasukkan guru SLB untuk mendapatkan TPP yang sama dengan PNS lainnya.

2. Kami meminta gubernur agar menciptakan suasana kondusif tanpa diskriminasi pemberian tunjangan di lingkungan pendidikan.

3. Kami meminta gubernur agar menghormati dan menghargai profesi guru SLB sama seperti guru yang lain.



Today: Mardi is counting on you

Mardi Panjaitan needs your help with “Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi: Lanjutkan Tunjangan Penambahan Penghasilan Bagi Guru SLB”. Join Mardi and 22 supporters today.