Tolak Tambang Semen di Lingko Lolok dan Luwuk

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


 
PETISI TOLAK PABRIK SEMEN  DI LINGKO LOLOK DAN LUWUK, DESA SATAR PUNDA,  KABUPATEN MANGGARAI TIMUR – NTT
 
Kami yang tergabung dalam MASYARAKAT DAN DIASPORA MANGGARAI PEDULI bersama ini menyampaikan MENOLAK rencana Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur dan Pemerintah Provinsi NTT untuk membangun Pabrik Semen di Luwuk, Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, termasuk izin penambangan bahan baku semen di Lingko Lolok dan sekitarnya. Penolakan ini didasari oleh beberapa pertimbangan:
 
1.    Janji Gubernur dan Wakil Gubernur NTT

Gubernur NTT, Viktor Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT, Josef A Nae Soi berjanji  akan MENOLAK segala bentuk aktivitas tambang di NTT. Mereka juga akan membatalkan 193 izin tambang yang sudah dikeluarkan oleh Pemprov sebelumnya. Kami meminta konsistensi Pemprov NTT terhadap janjinya agar tidak membohongi publik NTT yang sudah memilih mereka.
 
2.   Pembangunan Pabrik Semen Tidak Urgen

Secara nasional selama 4 tahun terakhir sejak tahun 2016 terjadi surplus kapasitas produksi semen secara nasional sekitar 30% atau sekitar 40 juta ton. Dengan kata lain bahwa utilisasi pabrik semen hanya mencapai 70%. Bahkan sampai dengan tahun 2024 kondisi ini masih berlanjut dengan utilisasi pabrik yang bahkan semakin kecil menjadi sekitar 65%. Asosiasi pabrik semen nasional sudah meminta kepada pemerintah untuk melakukan moratorium pembangunan pabrik semen baru. Dalam kondisi pasar semen seperti saat ini, apabila Pemprov NTT dan Pemda Matim ingin membantu masyarakat berkaitan dengan ketersediaan semen serta harga semen yang terjangkau, maka yang harus dilakukan adalah memperlancar jalur distribusi semen sampai ke desa-desa.
 
3.   Optimalisasi Pabrik Semen Kupang

Kalau pun Pemprov NTT ingin men-supplysemen di seluruh NTT dengan produk semen lokal, maka akan sangat bijak apabila yang dilakukan adalah  meningkatkan kapasitas produksi PT Semen Kupang sekaligus membantu PT Semen Kupang yang dalam beberapa tahun terakhir ini mengalami kesulitan keuangan. Investor yang ingin membangun pabrik semen di Manggarai Timur bisa diajak untuk melakukan strategic partnerdengan PT Semen Kupang.
 
4.   Pabrik Semen Tidak Menyejahterakan Masyarakat Sekitar

Argumentasi bahwa pabrik semen akan menciptakan lapangan kerja dan peluang usaha bagi masyarakat terdampak adalah janji angin surge yang sangat tidak berdasar. Kehadiran pabrik semen justru akan meningkatkan jumlah pendatang dari daerah lain, yang berupaya mengambil bagian atas potensi rembesan manfaat ekonomis dari pabrik tersebut. Dalam kondisi ini akan terjadi persaingan yang kemungkinan besar akan dimenangkan oleh para pendatang karena lebih memiliki keahlian, keuletan dan modal dibandingkan dengan penduduk lokal yang selama ini adalah petani dan tidak memiliki skillsterkait teknologi semen.
 
5.   Pabrik dan Tambang Bahan Baku Semen Merusak Lingkungan Hidup

Bahan baku semen adalah batu gamping yang ditambang secara terbuka (open mining). Hal inilah yang akan menimbulkan kerusakan lingkungan secara masif dalam coverage areayang luas. Kerusakan lingkungan ini akan berdampak pada kualitas hidup masyarakat sekitar tambang, terutama dalam hal ketersediaan air bersih maupun untuk mengairi persawahan yang selama ini mengandalkan air dari rawa-rawa di kaki bukit yang akan dijadikan tambang bahan baku semen, polusi udara, ketersediaan kayu untuk kebutuhan sehari-hari, dan sebagainya.
 
6.   Merugikan Masyarakat Sekitar Secara Ekonomi dan Sosial Budaya

Pembangunan pabrik semen mengorbankan tanah produktif warga baik ladang, sawah maupun kebun yang selama ini dan di masa yang akan datang menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat lokal. Selain itu rencana penggusuran kampung (relokasi) merupakan upaya mencabut masyarakat dari akar budaya serta relasi sosial yang sudah diwariskan oleh nenek moyang mereka secara turun-temurun dan menjadi warisan tak ternilai bagi anak cucu mereka.
 
7.   Ada Banyak Solusi Alternatif Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Pada saat ini dan di masa yang akan datang tambang bukanlah pilihan yang bijak untuk menyejahterakan masyarakat. Pembangunan ekonomi kerakyatan berbasis potensi yang ada di sekitar lokasi tersebut bisa menjadi pilihan seperti pariwisata bahari, peternakan, perkebunan sorgum, perkebunan pisang, perkebunan jagung, mente dan sebagainya. Pemda Matim harus melakukan intervensi baik berupa program atau kebijakan misalnya irigasi dan pemupukan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produk, pendampingan dan implementasi teknologi pasca panen untuk meningkatkan value addedproduk serta bekerja sama dengan buyertingkat lokal atau nasional untuk penyerapan hasil produksi. Pasar nasional masih sangat terbuka untuk menyerap dalam jumlah besar beberapa produk hasil pertanian seperti jagung dan sorgum untuk bahan baku pakan ternak.
 
Demikian PETISI ini kami buat untuk menjadi perhatian oleh Pemerintah Daerah Manggarai Timur, Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, seluruh masyarakat Manggarai Timur dan juga Investor yang hendak membangun pabrik semen di Desa Luwuk serta tambang bahan bakunya di Lingko Lolok dan sekitarnya.
 
 
PETISI ini ditandatangani Kelompok MASYARAKAT DAN DIASPORA MANGGARAI PEDULI.