Save Sopi dan buat Pergub/Perda

0 have signed. Let’s get to 100!


Tidak ada satu risetpun yang membuktikan bahwa tingkat kriminalitas di Manggarai Raya NTT karena produktifitas Sopi (Tuak hasil penyulingan) meningkat atau karena orang Manggarai minum sopi. Sopi adalah bagian dari sebuah peradaban dan budaya masyarakat Manggarai yang merupakan bentuk kearifan lokal. Karena kearifan lokal maka sopi memiliki nilai budaya yang kuat disamping mampu menopang ekonomi keluarga. Banyak keluarga dari Manggarai NTT yang mampu menyekolahkan anak mereka karena orang tua hidup dari minuman ini. 

Minuman Sopi sejatinya diolah dari tuak yang diambil dari pohon enau yang bertebaran di tanah Manggarai raya-Flores-NTT. Kemudian disuling sehingga menghasilkan Sopi.

Namun peristiwa penangkapan dan razia terhadap Sopi marak terjadi di seluruh kabupaten Manggarai Barat, Manggarai dan juga Manggarai Timur. Banyak petani miskin dari desa-desa di tiga kabupaten ini yang juga yang memiliki usaha penyulingan sopi untuk mengangkat perekonomian keluarga, termasuk menyekolahkan anak-anak mereka. 

Namun, lagi-lagi bahwa kearifan lokal yang telah mengakar dalam budaya Manggarai Raya ini telah dihancurkan oleh peradaban modern yang mengatas namakan UU, tetapi tidak melihat konteks culture lokal yang telah dibangun bertahun-tahun. 

Narasi Sopi yang gegabah dikategorikan sebagai miras dan telah berdampak buruk apalagi mengkonstruksi kriminalitas sebagai dalih adanya sopi itu terlalu dini untuk disimpulkan, karena belum ada riset yang melakukan itu di Manggarai.

Jika anda peduli tentang memelihara tentang kearifan lokal termasuk sopi sebagai bagian dari budaya dan peradaban orang Manggarai yang juga mengangkat ekonomi keluarga miskin di Manngarai Raya, maka Anda diminta untuk berpartisipasi menandatangani Petisi ini, sekarang juga.