Selamatkan Hutan NTB

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.500.


Hutan NTB (Bima, Dompu, dan Sumbawa) telah dibabat habis. Pembukaan lahan tani jagung (Upsus Pajale) menjadi dalil penggundulan hutan. Serta mafia kayu!.

Dari keseluruhan hutan NTB, hanya 30 persen yang perawan. Ini mengerikan dan berbahaya!. Ancaman paling dekat iyalah banjir. 2016 dan 2017 Banjir bandang terjadi di Kota Bima, Kabupaten Bima, Dompu, dan Sumbawa. Dan Hari ini, kekeringan melanda puluhan desa di Kabupaten Bima. Semua karena hutan gundul. Menurut data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) luas lahan kritis se NTB mencapai 578.645,97 hektare. Luas lahan kritis di dalam kawasan hutan seluas 141.375,54 hektare atau sekitar 13,19 persen dari luas kawasan hutan di NTB. Kabupaten Bima menjadi daerah penyumbang lahan kritis seluas 161.256,53 hektare. Sementara lahan kritis di dalam kawasan hutan seluas 141.375,54 hektare, diantaranya ada di Kabupaten Bima seluas 57.599,56 hektare. 

Menjelang Musim Hujan, banjir berpotensi terjadi. Potensinya berbahaya, seperti banjir tahun 2016 dan 2017. Dan hari ini, puluhan desa di Kabupaten Bima dan Dompu, sedang dilanda krisis air bersih.

Di Kabupaten Bima saja, Hutan Donggo, Parado, Langgudu, Wera, Lambitu, Wawo dibabat. Dompu apalagi.

Pemerintah Daerah Kabupaten hanya bisa menginstruksikan camat, dan membuat surat edaran, untuk menjaga dan melestarikan hutan. Bahkan, Bupati Bima saja, gak tahu menahu tentang hutan Parado yang memprihatinkan itu.

Gubernur NTB (Pemerintah Propinsi) Harus segera melakukan upaya-upaya yang kongkrit, sebagai solusi kongkrit penghijauan kembali hutan di NTB. Dinas Kehutanan dan lingkungan Hidup dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Propinsi maupun kabupaten Kota, tidak boleh terusan diam!. Hutan di NTB perlu diselamatkan!

Gubernur NTB bersama seluruh pihak terkait perlu untuk:

1. Melakukan upaya serius untuk menghijaukan kembali Hutan NTB dengan kegiatan reboisasi dan rehabilitasi hutan.

2. Membangun sinergi dan kordinasi antar Dinas, dan Pemda Kab/Kota, dalam hal pengelolaan hutan tutupan dan lindung di NTB

3. Mendorong Penegakan Hukum untuk serius memutus mata rantai Illegal Logging

4. Menyediakan Lapangan kerja alternatif, untuk masyarakat NTB, agar tidak terpaku pada bertani jagung

5. Menarasikan ekonomi kreatif sebagai bagian pemberdayaan ekonomi masyarakat NTB.

6. Menyediakan narasi alternatif, bertani tanpa harus membabat hutan dan gunung

7. Mengoptimalan kegiatan pemberdayaan dan sosialisasi ke masyarakat tentang pentingnya, menjaga dan melestarikan hutan

Merawat dan melestarikan Hutan, sangat penting untuk menjaga keseimbangan alam dan kesejukan lingkungan!. 

Sebelum alam menuntaskan dendamnya, Pemda terkait, dan seluruh pihak terkait, harus menuntaskan solusi untuk menghijaukan kembali.

Orang tua saya petani, kelak kalau banjir tiba, dan krisis air semakin melebar, kita tidak ingin disalahkan. #BanjirKarenaPetani #KrisisAirKarenaPetani. Mendapatkan pengibaratan #Teroris yang menggadaikan nurani dikarung jagung, saja berat kami rasakan.

#SelamatkanHutanNTB #MenantiNarasiGubernurBaru #MariBersinergi

 



Hari ini: Satria mengandalkanmu

Satria Madisa membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Gubernur NTB: Selamatkan Hutan NTB". Bergabunglah dengan Satria dan 1.320 pendukung lainnya hari ini.